Helion Capai Suhu 150 Juta Derajat, Langkah Besar Energi Fusi Masa Depan
Courtesy of TechCrunch

Helion Capai Suhu 150 Juta Derajat, Langkah Besar Energi Fusi Masa Depan

Menginformasikan kemajuan penting startup Helion dalam teknologi energi fusi yang menggunakan bahan bakar deuterium-tritium dan langsung menghasilkan listrik, serta rencana mereka menghasilkan energi praktis dan komersial dalam waktu dekat. Hal ini penting karena energi fusi menjanjikan sumber energi bersih dan hampir tidak terbatas untuk masa depan.

13 Feb 2026, 17.00 WIB
275 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Helion mencapai suhu 150 juta derajat Celsius dalam reaktor Polaris sebagai langkah menuju energi fusi komersial.
  • Perusahaan menggunakan deuterium-tritium sebagai bahan bakar dan berencana beralih ke helium-3 untuk efisiensi lebih baik.
  • Kontrak dengan Microsoft menunjukkan kemajuan signifikan dalam komersialisasi energi fusi.
Everett, Amerika Serikat - Helion, startup energi fusi dari Amerika Serikat, berhasil mencapai suhu plasma 150 juta derajat Celsius dalam reaktor prototipe mereka bernama Polaris. Suhu ini sudah mencapai tiga perempat dari target operasi komersial yang mereka tetapkan, sebuah pencapaian penting untuk mengembangkan energi fusi yang dapat digunakan secara luas.
Berbeda dengan kebanyakan startup fusi lain yang menggunakan reaktor tokamak, Helion menggunakan desain unik konfigurasi medan terbalik yang memungkinkan energi fusi langsung dikonversi menjadi listrik tanpa harus diubah menjadi panas terlebih dahulu. Metode ini didukung oleh penggunaan bahan bakar campuran deuterium dan tritium, serta rencana ke depan menggunakan deuterium-helium-3.
Helion juga menjalin kontrak dengan Microsoft untuk menyediakan listrik dari reaktor Orion mereka yang lebih besar pada tahun 2028. Hal ini menunjukkan kesiapan Helion untuk mengkomersialkan teknologi mereka lebih cepat dibandingkan pesaing lain yang menargetkan tahun 2030-an.
Untuk menghasilkan bahan bakar helium-3 yang tidak tersedia secara alami di Bumi, Helion berencana memproduksinya sendiri dari reaksi fusi deuterium-deuterium. Mereka telah berhasil memproduksi helium-3 dengan efisiensi tinggi dan kemurnian yang baik, yang akan menjadi bahan bakar utama di masa depan untuk memaksimalkan efisiensi listrik langsung.
Waralaba investasi di teknologi fusi juga meningkat pesat, dengan beberapa perusahaan besar mengucurkan dana besar untuk mendukung startup seperti Helion, Commonwealth Fusion Systems, dan lainnya. Hal ini menunjukkan minat dan kepercayaan terhadap potensi energi fusi sebagai solusi energi bersih dan berkelanjutan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/13/fusion-startup-helion-hits-blistering-temps-as-it-races-toward-2028-deadline/

Analisis Ahli

Steven Cowley (fisikawan fusi dan direktur Institut Fusi UK)
"Pendekatan Helion yang fokus pada pengambilan energi langsung dari medan magnet sangat menjanjikan untuk meningkatkan efisiensi dibandingkan dengan metode tradisional. Namun, suhu plasma yang sangat tinggi dan produksi helium-3 akan membutuhkan inovasi material dan teknik yang canggih agar skala besar bisa tercapai secara praktis."

Analisis Kami

"Kemajuan Helion menunjukkan bahwa inovasi dalam desain reaktor dan metode pemanfaatan energi langsung bisa menggeser paradigma pengembangan energi fusi konvensional yang selama ini bergantung pada ekstraksi panas. Namun, tantangan besar masih ada dalam produksi dan penggunaan helium-3 yang terbatas secara alami serta penyesuaian teknologi skala besar yang komersial."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, Helion kemungkinan akan menjadi pionir dalam komersialisasi energi fusi dengan metode pemanfaatan listrik langsung, mempercepat transisi ke energi bersih yang lebih efisien dan membuka peluang bagi teknologi fusi yang menggunakan helium-3 sebagai bahan bakar masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama Helion dalam pengembangan energi fusi?
A
Tujuan utama Helion adalah untuk mengkomersialkan energi fusi sebagai sumber energi bersih yang tidak terbatas.
Q
Apa yang telah dicapai oleh reaktor Polaris milik Helion?
A
Reaktor Polaris milik Helion telah mencapai suhu 150 juta derajat Celsius, yang merupakan langkah penting menuju operasi reaktor fusi komersial.
Q
Siapa yang menjadi mitra Helion dalam kontrak penjualan listrik?
A
Mitra Helion dalam kontrak penjualan listrik adalah Microsoft, yang akan membeli listrik dari reaktor Orion yang sedang dibangun.
Q
Mengapa Helion memilih menggunakan helium-3 sebagai bahan bakar masa depan?
A
Helion memilih menggunakan helium-3 karena jenis reaksi fusi ini menghasilkan partikel bermuatan yang lebih baik untuk menghasilkan listrik secara langsung.
Q
Apa perbedaan antara pendekatan Helion dan perusahaan energi fusi lainnya?
A
Pendekatan Helion berbeda karena mereka menggunakan reaktor konfigurasi terbalik medan, sementara banyak perusahaan lain menggunakan tokamak untuk menghasilkan energi fusi.