Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Tembus Pasar AI Global dengan Model Berbiaya Rendah yang Mengguncang AS

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
13 Feb 2026
290 dibaca
2 menit
China Tembus Pasar AI Global dengan Model Berbiaya Rendah yang Mengguncang AS

AI summary

Kemunculan DeepSeek telah mengubah arah industri AI di China dengan fokus pada model berbiaya rendah.
Perusahaan seperti ByteDance dan Alibaba sedang berlomba-lomba meluncurkan model AI terbaru menjelang Tahun Baru Imlek.
Model-model AI dari China terbukti lebih murah dan mampu bersaing dengan produk dari AS, memicu perubahan dalam strategi perusahaan.
Awal tahun 2025, startup DeepSeek yang berbasis di Hangzhou mengejutkan dunia teknologi dengan meluncurkan model AI berbiaya rendah yang mampu bersaing dengan produk raksasa teknologi Amerika Serikat. Keberhasilan ini menyebabkan penurunan besar nilai pasar perusahaan teknologi besar seperti Nvidia hingga 593 miliar dolar AS hanya dalam satu hari.Menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek pada pertengahan Februari, sejumlah perusahaan teknologi China seperti Zhipu AI dengan model pemrograman canggih dan ByteDance dengan model pembuat video Seedance 2.0 siap meluncurkan produk terbaru mereka. ByteDance juga berencana memperbarui chatbot Doubao, yang sangat populer di China dengan pengguna aktif sebanyak 155 juta orang setiap minggunya.Selain itu, DeepSeek sedang menyiapkan model generasi terbaru bernama V4, sementara Alibaba meluncurkan seri Qwen 3.5 yang memiliki kemampuan penalaran matematika dan coding lebih baik. Model-model AI China ini dikenal jauh lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis dari Amerika Serikat, dengan biaya operasional hanya seperenam hingga seperempat dari sistem AS.Perubahan besar lainnya adalah semakin banyak perusahaan teknologi China yang beralih ke pendekatan open source daripada sistem tertutup seperti sebelumnya. Pendekatan ini membantu mereka menekan biaya dan memperluas adopsi teknologi AI di berbagai sektor. Beberapa perusahaan juga mulai mengintegrasikan AI ke dalam layanan konsumen, misalnya dengan chatbot yang memungkinkan pengguna berbelanja langsung melalui interaksi percakapan.Struktur unik DeepSeek, yang dimiliki oleh hedge fund kuantitatif dan dikendalikan oleh pendiri Liang Wenfeng, memungkinkan mereka fokus pada riset ketimbang komersialisasi. Tanpa tekanan dari investor eksternal, mereka bisa mengejar inovasi dengan leluasa. Keberhasilan DeepSeek dan perusahaan AI China lainnya menandai persaingan sengit dalam industri AI global yang semakin terbuka dan berbiaya rendah.

Experts Analysis

Lian Jye Su
DeepSeek menunjukkan kepada industri bahwa Anda bisa membuat model yang sangat baik meskipun sumber daya terbatas, membuktikan bahwa efisiensi biaya dapat mengalahkan kuantitas sumber daya dalam riset AI.
Editorial Note
Langkah DeepSeek dan perusahaan China lainnya dalam menggunakan metode open source dan fokus pada biaya operasional yang rendah menandai era baru dominasi teknologi AI yang lebih inklusif dan efisien secara ekonomi. Ini bisa memaksa pemain besar AS, seperti Nvidia, untuk mengubah strategi mereka agar tetap relevan dalam persaingan global.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.