Chen Deli Ungkap Risiko AI DeepSeek dan Dampaknya pada Pekerjaan Masa Depan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Nov 2025
239 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
DeepSeek telah menjadi simbol kebangkitan teknologi China dalam persaingan global.
Chen Deli memperingatkan tentang dampak jangka panjang AI terhadap lapangan pekerjaan.
Perusahaan teknologi perlu memikirkan mitigasi risiko terkait dengan perkembangan AI.
DeepSeek adalah perusahaan AI asal China yang mendadak menjadi sorotan dunia berkat model AI murahnya yang mampu bersaing dengan model buatan Amerika Serikat, seperti dari OpenAI dan Google. Model ini bahkan pernah menurunkan saham perusahaan teknologi besar di Silicon Valley.
Baru-baru ini, Chen Deli, peneliti senior dari DeepSeek, tampil di World Internet Conference di Wuzhen, China. Ini adalah kemunculan publik pertamanya sejak DeepSeek menjadi terkenal, dan ia berbicara banyak tentang dampak sosial AI.
Chen mengungkapkan kekhawatirannya bahwa AI mungkin dapat menggantikan hampir seluruh pekerjaan manusia dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Karena itu, ia mengajak perusahaan teknologi untuk bertindak sebagai pelindung masyarakat dengan mengantisipasi risiko ini.
Meski sukses besar, DeepSeek jarang tampil di publik setelah kemunculan awalnya. CEO DeepSeek, Liang Wenfeng, hanya sekali tampil dan bertemu langsung dengan Presiden Xi Jinping. Sementara itu, perusahaan chip lokal Cina, seperti Huawei dan Cambricon, menyesuaikan produknya agar kompatibel dengan model DeepSeek.
DeepSeek kini dipandang sebagai pelopor dalam membangun ekosistem AI yang lebih mandiri di China, yang juga membuka peluang dan tantangan baru dalam persaingan teknologi global antara China dan Amerika Serikat.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kemajuan AI di China menunjukkan persaingan sehat yang mendorong inovasi global, namun pernyataan Chen tentang dampak sosial mempertegas pentingnya regulasi yang bertanggung jawab.Fei-Fei Li
Munculnya model AI baru seperti DeepSeek memberikan alternatif menarik terhadap dominasi teknologi AS, namun fokus pada mitigasi risiko sosial sangat krusial untuk keberlanjutan teknologi AI.

