Domain Ai.com Terjual Rp 1,17 Triliun, dari Modal Rp 1,6 Juta Jadi Investasi Besar
Courtesy of CNBCIndonesia

Domain Ai.com Terjual Rp 1,17 Triliun, dari Modal Rp 1,6 Juta Jadi Investasi Besar

Menginformasikan tentang transaksi penjualan domain ai.com yang sangat mahal dan latar belakang sang pembeli lama serta bagaimana nilai dan penggunaan domain tersebut berkembang seiring waktu, serta dampaknya pada dunia teknologi dan kripto.

11 Feb 2026, 09.45 WIB
170 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Domain ai.com dibeli seharga Rp 1,17 triliun, mencetak rekor baru dalam penjualan domain.
  • Arsyan Ismail membeli domain itu dengan hanya US$100 ketika dia masih anak-anak.
  • Iklan di Super Bowl dapat menghasilkan trafik yang sangat besar bagi sebuah domain.
Jakarta, Indonesia - Domain ai.com yang kini laku terjual dengan harga fantastis mencapai Rp 1.17 triliun (US$70 juta) atau setara Rp 1,17 triliun, menarik perhatian banyak pihak karena pemilik aslinya hanya membelinya dengan modal Rp 1.67 juta (US$100) atau sekitar Rp 1,6 juta pada tahun 1993. Pemilik lama domain ini adalah Arsyan Ismail, seorang anak berusia 10 tahun asal Malaysia yang membeli domain tersebut menggunakan kartu kredit ibunya tanpa sepengetahuan sang ibu.
Alasan di balik pembelian domain tersebut sederhana, yaitu karena inisial ai mewakili nama panjangnya. Sejak usia muda, Arsyan sudah menunjukkan ketertarikan dan keterlibatan dalam dunia teknologi dan internet. Lima tahun setelah membeli domain ini, ia mulai mengerjakan proyek internet pertama dan kemudian mengembangkan situs jejaring sosial Malaysia bernama Kawanster yang mirip dengan Friendster yang populer di awal 2000-an.
Pengalaman di Kawanster membawanya bekerja sebagai pengembang senior di Friendster dan menjadi pendukung awal Bitcoin serta terlibat dalam proyek bernilai tinggi terkait teknologi kripto sejak 2014. Domain ai.com sendiri kemudian dibeli kembali oleh Kris Marszalek, pendiri dan CEO Crypto.com pada April 2025 dengan harga luar biasa mahal yang memecahkan rekor pembelian domain sebelumnya.
Ia menggunakan domain ini untuk iklan Super Bowl LX berdurasi 30 detik yang tayang pada akhir minggu lalu. Iklan tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang sehingga situs mengalami lonjakan trafik yang sangat tinggi hingga menimbulkan gangguan layanan selama beberapa jam. Tim pun mengakui bahwa tingginya traffic ini belum pernah terjadi sebelumnya meski sudah dipersiapkan.
Penjualan dan iklan besar ini menandai tren baru dalam investasi teknologi dan branding di dunia digital, khususnya yang berhubungan dengan kecerdasan buatan dan aset kripto. Nilai domain yang semula dianggap sepele kini menjadi aset super mahal yang menunjukkan betapa pentingnya inovasi dan kejelian melihat peluang di era digital.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260211091229-37-710075/modal-rp16-juta-pinjam-kartu-kredit-ibu-penghasilan-rp1-triliun

Analisis Ahli

John McAfee
"Domain digital sekarang adalah emas baru, dan transaksi ai.com adalah bukti betapa besarnya nilai aset virtual di era internet."
Mary Meeker
"Pertumbuhan investasi di domain teknologi mencerminkan pergeseran besar ke digitalisasi dan pentingnya pengenalan merek di dunia online."

Analisis Kami

"Pembelian awal domain ai.com oleh Arsyan Ismail menunjukkan pentingnya visi jauh ke depan, bahkan dari usia sangat muda. Kini, transaksi mega ini menegaskan bahwa aset digital seperti domain dapat menjadi komoditas bernilai tinggi dalam ekonomi teknologi modern dan kripto."

Prediksi Kami

Penjualan domain dengan nilai sangat tinggi seperti ai.com kemungkinan akan memacu lebih banyak investasi besar pada nama domain premium di bidang teknologi dan kripto, serta meningkatkan nilai brand digital di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa Arsyan Ismail?
A
Arsyan Ismail adalah seorang pengusaha teknologi asal Malaysia yang membeli domain ai.com saat berusia 10 tahun.
Q
Berapa harga domain ai.com yang dijual?
A
Domain ai.com dijual seharga Rp 1,17 triliun atau US$70 juta.
Q
Apa yang dilakukan Arsyan Ismail setelah membeli domain ai.com?
A
Setelah membeli domain, Arsyan Ismail memulai proyek berbasis internet pertamanya dan mengembangkan situs jejaring sosial Kawanster.
Q
Siapa yang membeli ai.com dari Arsyan Ismail?
A
ai.com dibeli oleh Kris Marszalek, pendiri dan CEO Crypto.com.
Q
Apa yang terjadi saat iklan ai.com ditayangkan di Super Bowl?
A
Saat iklan ai.com ditayangkan di Super Bowl, trafiknya melonjak drastis hingga menyebabkan gangguan selama beberapa jam.