Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kanzi, Bonobo Cerdas Yang Memahami Konsep Berimajinasi Dan Berpura-pura

Sains
Neurosains and Psikologi
News Publisher
05 Feb 2026
1295 dibaca
2 menit
Kanzi, Bonobo Cerdas Yang Memahami Konsep Berimajinasi Dan Berpura-pura

TLDR

Kanzi, bonobo, menunjukkan kemampuan berpura-pura melalui eksperimen yang dirancang oleh peneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hewan non-manusia dapat memiliki kehidupan mental yang lebih kompleks.
Penelitian ini menambah bukti bahwa primata dapat memahami konsep yang tidak langsung terlihat di depan mereka.
Kanzi adalah seekor bonobo jantan yang menjadi hewan non-manusia pertama yang menunjukkan dengan jelas kemampuan memahami konsep berimajinasi atau berpura-pura. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Science, Kanzi mampu membedakan antara dua cangkir yang dibuat seolah-olah berisi jus dan yang kosong dengan memilih cangkir yang dipretendikan berisi jus lebih sering.Penelitian ini menambah bukti bahwa beberapa hewan, terutama kera besar yang termasuk kerabat terdekat manusia, dapat membayangkan objek atau kejadian yang tidak ada di depan mata mereka saat itu. Hal ini menunjukkan kehidupan mental yang lebih kompleks dari yang selama ini diperkirakan.Sebelumnya, perilaku berpura-pura semacam ini pernah diamati pada kera besar lain seperti simpanse dan bonobo, meskipun belum diuji secara eksperimental. Contohnya adalah kera yang menunjukkan perilaku seolah-olah sedang memetik dan memakan blueberry imajiner ataupun membawa kayu seperti boneka.Penelitian menggunakan metode yang diadaptasi dari tugas ‘tea party’ yang biasa dipakai untuk menguji anak-anak usia 2-3 tahun, dan Kanzi sangat membantu karena kemampuan komunikasinya yang sudah tinggi menggunakan bahasa Inggris dan lexigram. Dalam percobaan, Kanzi memilih cangkir dengan isi ju yang dibuat pura-pura lebih sering dari yang diperkirakan secara acak.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kera besar tidak hanya berperilaku intuitif, tetapi juga bisa berpikir abstrak dan membayangkan apa yang tidak ada secara fisik. Hal ini bisa membuka peluang besar untuk penelitian lebih lanjut tentang kognisi hewan dan menyadarkan manusia tentang kompleksitas mental hewan lain.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.