Robot Humanoid Xpeng Jatuh di Panggung, CEO Bandingkan dengan Belajar Jalan Anak
Courtesy of SCMP

Robot Humanoid Xpeng Jatuh di Panggung, CEO Bandingkan dengan Belajar Jalan Anak

Artikel ini bertujuan menunjukkan bahwa pengembangan robot humanoid masih dalam tahap awal dengan berbagai tantangan teknis yang harus diatasi, sekaligus menginspirasi bahwa kegagalan awal merupakan bagian dari proses pembelajaran menuju kemajuan teknologi yang lebih maju.

02 Feb 2026, 18.00 WIB
111 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Robot humanoid masih menghadapi banyak tantangan dalam pengembangan dan keseimbangan.
  • Reaksi publik dapat sangat mempengaruhi reputasi dan pencarian terhadap teknologi baru.
  • Proses belajar dari kesalahan penting dalam pengembangan teknologi, seperti yang dicontohkan oleh CEO Xpeng.
Shenzhen, China - Xpeng Motors, perusahaan kendaraan listrik asal China, baru-baru ini memperkenalkan robot humanoid bernama Iron yang berjalan dengan gaya mirip manusia di sebuah pusat perbelanjaan di Shenzhen. Robot setinggi 178 cm ini berhasil berjalan mulus ke tengah panggung di depan ratusan penonton.
Saat berdiri diam di atas panggung, Iron tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan jatuh ke belakang, yang menjadi viral di media sosial di China. Kejadian ini menjadi topik pembicaraan hangat dan menduduki ranking pencarian terpopuler.
Staf Xpeng segera menolong robot tersebut dan setelah perbaikan, Iron kembali tampil dan berinteraksi dengan anak-anak, termasuk mengadakan permainan tanya jawab edukatif. Pada hari kedua, robot tidak berjalan tapi berdialog sambil didukung alat kerangka untuk stabilitas.
He Xiaopeng, CEO Xpeng, memberikan komentar positif dengan membandingkan kejadian ini seperti anak kecil yang belajar berjalan, yang harus jatuh dulu sebelum bisa berdiri dan berlari dengan kuat. Ia mengajak untuk tetap optimistis terhadap pengembangan teknologi ini.
Menurut laporan GF Securities, robot berkaki empat, seperti anjing robot, lebih dulu berhasil dikomersialisasi karena stabilitas dan desain yang lebih mudah dibanding robot berkaki dua seperti Iron. Ini menggarisbawahi betapa kompleksnya tantangan yang dihadapi robot humanoid.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/article/3342102/when-robot-topples-chinas-xpeng-deals-fallout-humanoids-public-plunge?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

He Xiaopeng
"Membandingkan robot dengan proses belajar anak kecil menunjukkan pemahaman mendalam tentang pentingnya iterasi dan kesabaran dalam pengembangan teknologi canggih."
GF Securities
"Menjelaskan bahwa robot berkaki empat lebih stabil dan mudah dikendalikan dibanding humanoid, memberikan konteks realistis tentang tantangan teknis yang dihadapi robot berkaki dua."

Analisis Kami

"Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi robotik humanoid sudah berkembang pesat, aspek keseimbangan dan interaksi natural masih menjadi tantangan utama yang memerlukan pendekatan teknologi dan desain inovatif. Namun, sikap optimistis dari CEO Xpeng mengindikasikan bahwa kegagalan awal ini penting untuk kemajuan dan bisa memicu kreativitas dalam pengembangan robot masa depan."

Prediksi Kami

Pengembangan robot humanoid akan terus berlanjut dengan banyak iterasi dan perbaikan teknis hingga mampu berjalan dan berinteraksi lebih stabil, sekaligus mempercepat adopsi komersial dalam beberapa tahun mendatang.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi dengan robot Iron saat dipamerkan di Shenzhen?
A
Robot Iron kehilangan keseimbangan dan jatuh ke belakang saat berdiri di panggung.
Q
Siapa pendiri dan CEO Xpeng Motors?
A
Pendiri dan CEO Xpeng Motors adalah He Xiaopeng.
Q
Mengapa robot humanoid seperti Iron mengalami tantangan dalam komersialisasi?
A
Robot humanoid menghadapi tantangan karena robot berkaki empat, seperti anjing robot, lebih cepat dalam mencapai komersialisasi karena memiliki keseimbangan yang lebih baik.
Q
Apa reaksi publik terhadap kejadian jatuhnya robot Iron?
A
Kejadian jatuhnya robot Iron menjadi salah satu topik yang paling dicari di Baidu dan trending di Jinri Toutiao.
Q
Apa yang dilakukan Iron setelah jatuh di panggung?
A
Setelah jatuh, Iron dibawa pergi untuk diperbaiki dan kemudian kembali untuk menyelesaikan penampilan interaktif dengan anak-anak.