
Courtesy of SCMP
Ilmuwan Virologi Terkenal Kembali ke Cina untuk Teliti Virus Mematikan
Menggarap penelitian virus-virus dengan patogenitas tinggi di Wuhan University guna memahami mekanisme infeksi dan mengembangkan strategi imunologi inovatif untuk melawan penyakit mematikan.
01 Feb 2026, 09.06 WIB
126 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Xia Xian kembali ke Universitas Wuhan untuk fokus pada penelitian virus patogen tinggi.
- Laboratorium baru yang dibentuk bekerja sama dengan Institut Virologi Wuhan berfokus pada penelitian infeksi virus mematikan.
- Penelitian Xia sebelumnya menghasilkan peta 3D terperinci dari parasit penyebab penyakit tidur.
Wuhan, Cina - Xia Xian, seorang ilmuwan virologi yang sebelumnya bekerja di University of California, Los Angeles, telah meninggalkan Amerika Serikat. Dia sekarang bekerja di Wuhan University, tempat dia mendapat posisi sebagai profesor penuh dan pemimpin penelitian di laboratorium yang fokus pada virus sangat berbahaya.
Laboratorium ini baru saja didirikan pada Desember 2024 dan dikelola bersama oleh Wuhan University dan Wuhan Institute of Virology. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana virus-virus ini menginfeksi dan menyebabkan penyakit parah serta mencari cara baru untuk melawan mereka.
Penelitian Xia berfokus pada struktur protein mikroorganisme penyebab penyakit, yang sangat penting untuk mengetahui bagaimana virus menyebar dan menyerang tubuh manusia. Dia menggunakan teknologi canggih seperti cryo-electron microscopy untuk mengamati virus pada level atom.
Tahun lalu, Xia juga memimpin penelitian besar yang membuat peta 3D terperinci dari flagel Trypanosoma brucei, parasit yang menyebabkan penyakit tidur. Penelitian ini menggunakan teknologi pencitraan atom dan model berbasis AI, yang menunjukkan kemampuan teknis tinggi Xia dan timnya.
Dengan perpindahan Xia ke Wuhan dan dukungan institusi yang kuat, diharapkan hasil penelitian akan membawa pemahaman baru tentang virus berbahaya dan membuka jalan bagi pengembangan pengobatan atau vaksin yang lebih efektif di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3341795/ucla-virologist-xia-xian-joins-wuhan-lab-studying-highly-pathogenic-virus?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3341795/ucla-virologist-xia-xian-joins-wuhan-lab-studying-highly-pathogenic-virus?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Dr. Mei Ling, Virologist
"Kembalinya Xia Xian ke Wuhan memperkuat posisi ilmuwan Cina dalam riset virus pandemi dan membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas."
Prof. John H. Cox, Structural Biologist
"Pendekatan cryo-EM yang dipakai Xia adalah revolusioner untuk memahami mikroorganisme pathogen kompleks dan akan sangat membantu dalam pengembangan vaksin dan obat."
Analisis Kami
"Keputusan Xia Xian kembali ke Wuhan merupakan langkah strategis yang menunjukkan peningkatan kualitas riset virologi di Cina dengan dukungan institusi kuat. Pendekatan multidisipliner dan penggunaan teknologi mutakhir bisa mempercepat inovasi dalam terapi penyakit virus mematikan."
Prediksi Kami
Dengan sumber daya yang besar dan teknik mutakhir, laboratorium ini kemungkinan akan menghasilkan terobosan penting dalam pemahaman dan pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus sangat berbahaya.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Xia Xian dan apa posisi barunya?A
Xia Xian adalah seorang virologis yang kini menjabat sebagai profesor penelitian dan peneliti utama di Universitas Wuhan.Q
Di mana Xia Xian mengambil posisi baru sebagai profesor penelitian?A
Xia Xian mengambil posisi baru di Universitas Wuhan, tempat ia menempuh pendidikan sebelumnya.Q
Apa fokus utama dari penelitian yang dilakukan di laboratorium baru Xia?A
Fokus utama dari penelitian di laboratorium baru adalah mekanisme infeksi virus yang mematikan dan strategi imunologi inovatif.Q
Teknik apa yang digunakan Xia Xian dalam penelitiannya?A
Xia Xian menggunakan teknik seperti mikroskopi cryo-elektron dan tomografi cryo-elektron dalam penelitiannya.Q
Apa yang dicapai Xia Xian dalam penelitian sebelumnya mengenai Trypanosoma brucei?A
Xia Xian berhasil membuat peta 3D terperinci dari flagellum Trypanosoma brucei menggunakan pencitraan atom canggih dan pemodelan berbasis AI.



