Penemuan Virus Kelelawar Baru Risiko Penularan ke Manusia Sama seperti Covid-19
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
21 Feb 2025
185 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian baru menunjukkan adanya virus koronavirus baru yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Virus ini dapat mengikat reseptor ACE2 yang sama dengan SARS-CoV-2, meningkatkan risiko infeksi.
Shi Zhengli, yang dikenal sebagai 'batwoman', terus melakukan penelitian penting tentang koronavirus di laboratoriumnya.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Shi Zhengli, seorang virologis terkenal yang dijuluki "batwoman" karena penelitiannya tentang virus korona pada kelelawar, telah menemukan virus korona baru pada kelelawar yang berpotensi menular dari hewan ke manusia. Virus ini menggunakan reseptor yang sama dengan virus penyebab Covid-19, yaitu angiotensin converting enzyme (ACE2). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Guangzhou dengan kolaborasi dari Akademi Ilmu Pengetahuan Guangzhou, Universitas Wuhan, dan Institut Virologi Wuhan.
Virus baru ini merupakan garis keturunan dari virus HKU5 yang pertama kali ditemukan pada kelelawar pipistrelle Jepang di Hong Kong. Virus ini termasuk dalam subgenus merbecovirus, yang juga mencakup virus penyebab sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS). Meskipun masih ada perdebatan mengenai asal-usul Covid-19, Shi Zhengli telah membantah bahwa institutnya bertanggung jawab atas penyebaran virus tersebut.
Analisis Ahli
Shi Zhengli
Penekanan pada pemahaman interaksi antara virus kelelawar dan sel manusia penting untuk mencegah wabah virus baru.Dr. Anthony Fauci
Penemuan ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan dan penelitian mendalam dalam mencegah pandemi virus korona di masa depan.


