
Courtesy of SCMP
Kerugian Besar Wingtech Akibat Pengambilalihan Paksa Nexperia oleh Belanda
Memberikan informasi tentang dampak pengambilalihan Nexperia oleh pemerintah Belanda yang menyebabkan kerugian besar bagi Wingtech di tahun 2025 dan ketidakpastian masa depan bisnis chip tersebut.
31 Jan 2026, 13.31 WIB
162 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Wingtech menghadapi kerugian besar akibat pengambilalihan Nexperia oleh pemerintah Belanda.
- Kinerja Wingtech selama kuartal pertama tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, meskipun ada ketidakpastian di masa depan.
- Tindakan pemerintah Belanda menciptakan ketegangan antara Tiongkok dan Belanda dalam industri semikonduktor.
Amsterdam, Belanda - Wingtech Technology, perusahaan asal China yang memiliki chipmaker Nexperia, menghadapi masa sulit setelah pemerintah Belanda mengambil alih kendali Nexperia. Keputusan ini menyebabkan Wingtech memproyeksikan kerugian besar pada tahun 2025, mencapai antara 9 miliar hingga 13,5 miliar yuan, atau sekitar 1,3 sampai 1,9 miliar dolar Amerika Serikat.
Pengambilalihan dilakukan menggunakan Undang-undang Ketersediaan Barang yang berasal dari era Perang Dingin. Meskipun pemerintah Belanda menangguhkan sementara tindakan ini sebagai tanda itikad baik, pihak Wingtech masih mengalami pembatasan kontrol atas Nexperia sejak putusan Pengadilan Banding Amsterdam tanggal 7 Oktober.
Sebelum adanya tindakan tersebut, Wingtech sempat mencatat peningkatan laba sebesar 265 persen pada kuartal ketiga tahun 2025. Namun, ketidakpastian dan pembatasan yang diberlakukan pemerintah Belanda berdampak negatif pada kelanjutan bisnis semikonduktor mereka.
Wingtech juga memperingatkan bahwa di tahun 2025 perusahaan harus mengakui kerugian besar dari investasi dan penurunan nilai aset, yang akan sangat memengaruhi kinerja keuangannya. Ini menjadi pertanda buruk setelah kerugian sebesar 2,83 miliar yuan yang dialami perusahaan pada tahun 2024.
Dampak dari peristiwa ini tidak hanya mempengaruhi Wingtech, tetapi juga mencerminkan ketegangan antara perdagangan internasional dan kebijakan nasional yang bisa menghambat perkembangan industri teknologi tinggi. Masa depan bisnis semikonduktor Wingtech di Eropa pun menjadi sangat tidak pasti.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/big-tech/article/3341932/chinas-wingtech-owner-nexperia-expects-wider-loss-amid-row-over-dutch-chipmaker?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/big-tech/article/3341932/chinas-wingtech-owner-nexperia-expects-wider-loss-amid-row-over-dutch-chipmaker?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Dr. Li Wei, Analis Industri Semikonduktor
"Pengambilalihan oleh pemerintah Belanda berpotensi merusak hubungan perdagangan dan investasi lintas negara yang sangat vital dalam rantai pasok semikonduktor global. Perusahaan seperti Wingtech harus mempertimbangkan diversifikasi pasar dan aliansi strategis untuk mengurangi risiko politik di masa depan."
Prof. Hendrik Jansen, Pakar Hukum Perdagangan Internasional
"Penggunaan Undang-undang Ketersediaan Barang sebagai alat intervensi negara di sektor teknologi menunjukkan meningkatnya nasionalisme ekonomi di Eropa. Ini akan mempersulit perusahaan asing untuk mempertahankan operasi mereka tanpa adanya jaminan kebijakan yang stabil."
Analisis Kami
"Tindakan pemerintah Belanda mencerminkan ketegangan yang semakin meningkat antara kepentingan geopolitik dan bisnis global di sektor teknologi tinggi. Ini menimbulkan preseden berbahaya bagi perusahaan asing yang berinvestasi di Eropa dan dapat memperlambat inovasi serta kolaborasi lintas negara di industri semikonduktor."
Prediksi Kami
Wingtech kemungkinan akan terus menghadapi tekanan finansial dan bisnis yang signifikan pada tahun-tahun mendatang, dengan ketidakpastian tinggi mengenai kelangsungan dan pertumbuhan bisnis semikonduktornya di Eropa.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diproyeksikan oleh Wingtech untuk tahun 2025?A
Wingtech memproyeksikan kerugian antara 9 miliar yuan hingga 13,5 miliar yuan pada tahun 2025.Q
Mengapa Wingtech mengalami kerugian besar?A
Kerugian Wingtech disebabkan oleh pengambilalihan Nexperia oleh pemerintah Belanda.Q
Apa dampak pengambilalihan Nexperia oleh pemerintah Belanda?A
Pengambilalihan tersebut menyebabkan ketidakpastian dalam kelangsungan bisnis semikonduktor Wingtech.Q
Bagaimana kinerja Wingtech di kuartal pertama tahun 2025?A
Di kuartal pertama tahun 2025, Wingtech melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 265 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Q
Apa langkah yang diambil pemerintah Belanda terkait Nexperia?A
Pemerintah Belanda menangguhkan penerapan Undang-Undang Ketersediaan Barang sebagai langkah goodwill.




