Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rencana Ganti Aplikasi Tokopedia dengan TikTok Shop Jadi Sorotan Pasar

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
30 Jan 2026
23 dibaca
2 menit
Rencana Ganti Aplikasi Tokopedia dengan TikTok Shop Jadi Sorotan Pasar

Rangkuman 15 Detik

TikTok berencana untuk mengembangkan aplikasi e-commerce terpisah dari Tokopedia.
Mantan CEO Tokopedia, Melissa Siska Juminto, mengalami perubahan posisi setelah akuisisi oleh ByteDance.
Perusahaan mengalami pemangkasan karyawan yang signifikan setelah akuisisi, yang berdampak pada berbagai divisi.
Tokopedia yang selama ini menjadi salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia dikabarkan akan diganti dengan aplikasi khusus TikTok Shop yang terpisah dari aplikasi TikTok. Informasi ini berasal dari beberapa narasumber serta konfirmasi dari tim teknologi Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia. ByteDance, induk usaha TikTok, telah mengambil alih mayoritas saham Tokopedia sejak Januari 2024 dan melakukan perubahan struktur organisasi yang cukup besar termasuk pengurangan karyawan hingga lebih dari 400 orang dalam setahun terakhir. Hal ini menandai perubahan besar di dalam perusahaan. Kabar penutupan aplikasi Tokopedia muncul bersamaan dengan penggeseran posisi CEO Melissa Siska Juminto menjadi komisaris, yang menunjukkan adanya perubahan kepemimpinan dan strategi baru dalam mengelola platform ecommerce di bawah ByteDance. TikTok sendiri memberi insentif iklan hingga 30% khusus untuk pedagang dari China di platform TikTok Shop, tetapi insentif tersebut tidak diberikan kepada pedagang Indonesia, yang memicu pro dan kontra di kalangan pelaku usaha lokal. Meskipun TikTok dikategorikan sebagai aplikasi media sosial, mereka berhasil mencatat nilai transaksi terbesar di Indonesia, mengungguli Tokopedia dan aplikasi retail lain, yang semakin memperkuat alasan mengintegrasikan Tokopedia ke dalam TikTok Shop sebagai bagian strategi yang lebih besar.

Analisis Ahli

William Tanuwijaya
Penggabungan Tokopedia ke dalam TikTok Shop memang sebuah langkah transformasi yang diperlukan untuk mengikuti tren pasar global, tetapi harus mempertimbangkan dampak sosial terhadap karyawan dan pelaku bisnis lokal.
Nadiem Makarim
Inovasi dalam ecommerce berbasis platform media sosial adalah masa depan, namun regulasi yang adil harus diterapkan untuk menjamin persaingan dan ekosistem bisnis yang sehat.