
Courtesy of Forbes
Davos 2026: Membangun Kepercayaan Baru di Era Kecerdasan Buatan Global
Menjelaskan bagaimana tema besar Davos 2026, yaitu 'Membangun Kembali Kepercayaan di Dunia yang Terfragmentasi' dijalankan melalui diskusi tentang kecerdasan buatan, tata kelola teknologi, dan kemajuan teknologi global serta implikasinya terhadap masa depan yang membutuhkan kepemimpinan baru dan aturan yang adaptif.
29 Jan 2026, 02.27 WIB
114 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kecerdasan buatan menjadi kekuatan yang berpengaruh dalam masyarakat.
- Pentingnya etika dan integritas dalam penerapan teknologi baru.
- Kemitraan global diperlukan untuk menghadapi tantangan keamanan dan ketidakpastian di era digital.
Davos, Swiss - Davos 2026 berlangsung di Swiss dengan tema utama membangun kembali kepercayaan di dunia yang terfragmentasi. World Economic Forum ini menyoroti pergeseran geopolitik, dinamika ekonomi global, dan perkembangan teknologi yang sangat cepat, terutama dalam kecerdasan buatan yang kini dianggap sebagai kekuatan kedaulatan baru, bukan hanya alat.
Diskusi utama menampilkan tokoh penting seperti Sam Altman dan Margrethe Vestager yang membahas perbedaan antara AI sebagai infrastruktur dan AI sebagai pengaruh sosial. Mereka menegaskan bahwa pembuat model AI memiliki tanggung jawab besar karena mereka sedang merancang sistem operasi masyarakat yang baru.
Pertemuan eksklusif lain dari McKinsey menyoroti pentingnya nilai dan integritas dalam penggunaan AI, bukan sekadar produktivitas. Salesforce pun membatasi penggunaan AI dalam proses perekrutan karena ditemukan bias yang mereplikasi hierarki korporat lama, menunjukkan bagaimana tata kelola AI menjadi isu penting di dunia bisnis.
India memukau dunia dengan pengumuman bahwa mereka akan meluncurkan konstelasi satelit internet yang aman dengan teknologi kuantum pada tahun 2027, menandai kemajuan besar dalam komunikasi global. Selain itu, Afrika membentuk aliansi AI untuk keamanan pangan dengan menggunakan data pertanian dan pencitraan satelit.
Kesimpulan Davos 2026 adalah kita memasuki era di mana kekuasaan tidak lagi terpusat di ibu kota negara, melainkan tersebar melalui kode, budaya, dan komunitas. Kepercayaan menjadi mata uang baru yang penting tidak hanya dalam institusi tetapi juga dalam algoritma, menantang kita untuk menciptakan aturan dan kepemimpinan yang tepat di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/solrashidi/2026/01/28/the-big-takeaways-from-davos-2026/
[1] https://www.forbes.com/sites/solrashidi/2026/01/28/the-big-takeaways-from-davos-2026/
Analisis Ahli
Sam Altman
"AI harus dibangun sebagai sistem operasi masyarakat, bukan hanya alat fungsional untuk memastikan dampak sosial yang bertanggung jawab."
Margrethe Vestager
"Pentingnya regulasi AI yang global dan seimbang agar inovasi tidak mengorbankan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia."
Satya Nadella
"Nilai dan etika dalam AI harus diperkuat setara dengan fokus pada produktivitas dan efisiensi teknologi."
Analisis Kami
"Kecerdasan buatan bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan entitas yang membentuk kembali nilai sosial dan politik secara fundamental, menuntut adaptasi cepat dari para pemimpin dan organisasi. Ketidakmampuan untuk mengintegrasikan aspek etika dan audit yang kuat dalam AI akan menghambat kemajuan dan menimbulkan krisis kepercayaan yang lebih besar."
Prediksi Kami
Di masa depan, teknologi AI dan komunikasi kuantum akan semakin menyebar secara global dan demokratis, mengaburkan batas-batas kekuasaan tradisional dan memaksa kebijakan serta tata kelola yang lebih ketat dan berfokus pada integritas untuk mengatasi risiko bias dan keamanan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tema utama dari Forum Ekonomi Dunia 2026?A
Tema utama adalah 'Membangun Kepercayaan di Dunia yang Terfragmentasi'.Q
Siapa yang memimpin sesi tentang 'AI sebagai Infrastruktur vs. AI sebagai Pengaruh'?A
Sesi tersebut dipimpin oleh Sam Altman, CEO OpenAI, dan Margrethe Vestager, Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa.Q
Apa yang diumumkan oleh India dalam sesi plenari?A
India akan meluncurkan konstelasi internet satelit yang aman secara kuantum pada tahun 2027.Q
Apa tujuan inisiatif 'AI untuk Pangan'?A
Tujuannya adalah untuk meningkatkan keamanan pangan melalui platform data agri yang menggunakan model terbuka dan pencitraan satelit.Q
Mengapa kepercayaan dianggap sebagai mata uang baru dalam konteks AI?A
Kepercayaan dianggap sebagai mata uang baru karena pentingnya integritas dan audit etika dalam penerapan teknologi AI.




