NASA Siapkan Uji Coba Peluncuran Artemis II, Misi Berawak Kembali ke Bulan
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
28 Jan 2026
51 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Artemis II adalah langkah penting dalam program NASA untuk kembali ke bulan.
Empat astronot akan terbang mengelilingi bulan untuk menguji sistem sebelum misi pendaratan.
Uji coba basah dan persiapan lainnya sedang dilakukan untuk memastikan kesuksesan misi.
NASA sedang mempersiapkan uji coba peluncuran simulasi untuk misi Artemis II yang dijadwalkan mulai 31 Januari 2026. Misi ini adalah bagian penting untuk menguji roket raksasa SLS dan pesawat ruang angkasa Orion yang akan membawa manusia mengelilingi bulan.
Artemis II akan menjadi penerbangan berawak pertama dalam program Artemis dengan empat astronaut, termasuk satu astronot wanita dan satu dari Kanada. Misi ini direncanakan berlangsung selama 10 hari untuk memastikan semua sistem aman dan berfungsi dengan baik sebelum pendaratan di bulan.
Roket SLS dengan tinggi 98 meter telah dipasang di launch pad Kennedy Space Center, Florida. Para teknisi sedang menguji berbagai sistem, termasuk pengisian bahan bakar cryogenic yang memerlukan lebih dari 700 ribu galon bahan bakar cair yang sangat dingin.
Suhu dingin yang tidak biasa akibat hembusan udara Arktik di Florida menjadi tantangan tersendiri, sehingga NASA memastikan sistem pengendalian suhu tetap menjaga roket dan pesawat pada kondisi ideal. Selain itu, ada perbaikan pada sistem air minum di pesawat Orion yang ditemukan memiliki kadar karbon organik lebih tinggi dari perkiraan.
Kru misi kini menjalani masa karantina untuk menjaga kesehatan sebelum terbang. Keberhasilan Artemis II akan menjadi langkah awal yang menjanjikan menuju Artemis III, yaitu misi mendarat di bulan yang penting untuk rencana jangka panjang NASA membangun kehadiran manusia berkelanjutan di bulan dan melakukan eksplorasi Mars.
Analisis Ahli
Dr. Ellen Stofan (Chief Scientist NASA)
Keberhasilan misi Artemis II akan membuka bab baru dalam eksplorasi luar angkasa, menunjukkan kemampuan manusia untuk menjelajahi dan bertahan di lingkungan bulan sebelum akhirnya menuju Mars.

