Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

NASA Siapkan Peluncuran Misi Artemis II, Kembali ke Bulan Setelah 50 Tahun

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
19 Jan 2026
202 dibaca
2 menit
NASA Siapkan Peluncuran Misi Artemis II, Kembali ke Bulan Setelah 50 Tahun

Rangkuman 15 Detik

Misi Artemis II adalah langkah penting dalam program eksplorasi luar angkasa NASA.
Peluncuran roket SLS ke landasan peluncuran merupakan momen bersejarah bagi NASA dan para karyawan yang terlibat.
Misi ini akan menjadi penerbangan berawak pertama ke Bulan dalam lebih dari lima dekade.
NASA telah memindahkan roket Space Launch System (SLS) yang membawa kapsul awak Orion ke landasan peluncuran di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, sebagai bagian dari persiapan akhir misi Artemis II. Misi ini sangat penting karena akan menjadi penerbangan berawak pertama ke Bulan dalam lebih dari lima dekade. Proses pemindahan roket ini menjadi momen spesial yang disaksikan oleh ratusan staf NASA dan kontraktor. Roket raksasa setinggi 98 meter ini bergerak dengan perlahan menuju landasan peluncuran, menandai fase krusial menjelang peluncuran yang dijadwalkan paling cepat pada 6 Februari 2026. Namun, tanggal peluncuran masih bergantung pada hasil dari latihan intensif selama empat hari yang akan mensimulasikan hitungan mundur peluncuran agar mengidentifikasi masalah teknis yang mungkin muncul. Artemis II akan membawa tiga astronot dari Amerika Serikat dan satu astronot dari Kanada dalam misi yang diperkirakan berlangsung selama sekitar 10 hari. Tim astronot ini akan mengelilingi Bulan dan melakukan jarak perjalanan terjauh yang pernah dicapai manusia dalam misi luar angkasa berawak. Misi ini adalah kelanjutan dari program Artemis yang sangat mahal dan ambisius. Program Artemis dimulai dengan misi tanpa awak pada 2022 dan kini memasuki fase penerbangan berawak yang diharapkan dapat membuka babak baru dalam eksplorasi luar angkasa. Keberhasilan misi Artemis II akan menjadi fondasi penting bagi misi masa depan, termasuk kemungkinan pendaratan manusia kembali di Bulan dan persiapan perjalanan ke planet lain seperti Mars. Misi ini menggambarkan kemajuan signifikan dalam teknologi dan strategi peluncuran roket, serta menandai komitmen NASA untuk mengembalikan kehadiran manusia di luar angkasa dan Bulan. Jika berhasil, Artemis II akan menginspirasi generasi baru ilmuwan, insinyur, dan masyarakat global untuk terus menjelajah dan mengembangkan pengetahuan tentang luar angkasa.

Analisis Ahli

Dr. James Green
Keberhasilan Artemis II akan menandai kembalinya era baru eksplorasi manusia di luar angkasa yang berpotensi membuka peluang ilmiah dan teknologi baru.
Dr. Sarah Al-Amiri
Misi ini bukan hanya prestasi teknologi, tetapi juga penting untuk menginspirasi generasi baru ilmuwan dan insinyur ruang angkasa di seluruh dunia.