Oracle AI Database 26ai: Solusi Terintegrasi untuk Tantangan Data dan AI Perusahaan
Courtesy of Forbes

Oracle AI Database 26ai: Solusi Terintegrasi untuk Tantangan Data dan AI Perusahaan

Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana Oracle AI Database 26ai mengatasi masalah paradoks AI dengan mengintegrasikan AI secara langsung ke dalam database produksi, sehingga menghilangkan kebutuhan memindahkan data ke sistem AI terpisah dan meningkatkan keamanan, kepatuhan, serta efisiensi operasional untuk perusahaan.

28 Jan 2026, 06.39 WIB
19 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Oracle AI Database 26ai mengintegrasikan AI langsung ke dalam database yang ada, mengatasi masalah data terfragmentasi.
  • Platform ini menawarkan fitur keamanan yang kuat dan kontrol akses yang mendetail untuk AI agents.
  • Dengan model layanan AI privat, perusahaan dapat mengelola data sensitif tanpa risiko eksfiltrasi data.
tidak disebutkan , global - Banyak perusahaan menghadapi masalah besar ketika menggunakan AI karena data penting mereka tersimpan aman di database produksi, sementara alat AI terbaru sering berjalan terpisah di sistem lain. Hal ini membuat keamanan menjadi rentan, proses kepatuhan sulit, dan biaya untuk memindahkan data menjadi tinggi. Oracle menyadari kebutuhan ini dan menghadirkan Oracle AI Database 26ai yang mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam database yang sudah digunakan perusahaan untuk menjalankan operasi inti mereka.
Oracle AI Database 26ai memperkenalkan fitur-fitur baru seperti AI Vector Search yang memungkinkan pencarian berdasarkan konten semantik pada data terstruktur maupun tidak terstruktur seperti dokumen PDF, gambar, dan video. Selain itu, agen AI yang bisa melakukan alur kerja multi langkah juga langsung terintegrasi dalam database dengan kontrol keamanan yang sangat detail, memungkinkan penggunaan AI yang lebih cerdas dan aman.
Salah satu keunggulan penting lainnya adalah kemampuan Oracle Autonomous AI Lakehouse yang mendukung Apache Iceberg, sehingga database Oracle bisa bekerja dengan format tabel terbuka di penyimpanan objek di banyak cloud besar seperti AWS, Azure, dan Google Cloud. Ini membuat perusahaan bisa menggunakan layanan AI Oracle tanpa harus meninggalkan investasi data lake yang sudah ada, memberikan fleksibilitas dan interoperabilitas yang tinggi.
Selain itu, fitur True Cache baru membantu mengurangi latensi untuk beban kerja AI yang banyak membaca data, tanpa perlu melakukan perubahan pada kode aplikasi yang ada. Oracle juga menyediakan Private AI Services Container yang memungkinkan perusahaan menjalankan model AI sendiri di lingkungan mereka dengan kontrol penuh, menghindari risiko kebocoran data ke penyedia AI pihak ketiga. Fitur no-code di Private Agent Factory membuat pengguna non-teknis bisa membangun agen AI dengan mudah.
Transisi untuk pelanggan Oracle Database 23ai ke 26ai sangat mudah dan tidak membutuhkan upgrade besar atau migrasi yang berisiko, sehingga perusahaan tidak perlu khawatir tentang gangguan operasional. Dengan basis pelanggan komersial terbesar di dunia dan dukungan multi-cloud, Oracle AI Database 26ai memberikan jalan yang sangat menarik untuk perusahaan yang ingin mengadopsi AI secara cepat dan aman tanpa menambah sistem dan biaya baru secara signifikan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/stevemcdowell/2026/01/27/how-oracle-database-26ai-addresses-enterprise-ai-data-paradox/

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Oracle's strategy to embed AI capabilities directly into their database is a crucial step toward scalable and secure enterprise AI applications, reducing data movement and latency challenges."
Fei-Fei Li
"Integrating agentic AI workflows and vector search natively promotes more adaptive and context-aware AI solutions within existing enterprise infrastructures, which is essential for practical AI adoption."
Daphne Koller
"The interoperability with open formats and multi-cloud approaches in Oracle AI Database 26ai reflects the future of AI and data management—seamless, secure, and flexible."

Analisis Kami

"Oracle berhasil menghadirkan solusi menyeluruh yang menempatkan AI langsung di pusat operasi data perusahaan, mengurangi risiko dan kompleksitas besar yang biasanya dialami saat menggabungkan AI. Pendekatan ini sangat tepat sasaran karena tidak hanya menghemat biaya tetapi juga memudahkan kontrol keamanan dan manajemen bagi perusahaan besar yang skeptis terhadap cloud dan layanan eksternal."

Prediksi Kami

Integrasi native AI dalam platform database akan memaksa penyedia database dan teknologi lain untuk menggabungkan AI ke dalam produk mereka, mempercepat adopsi AI di perusahaan serta menurunkan ketergantungan pada sistem AI khusus yang terpisah.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan Oracle AI Database 26ai?
A
Oracle AI Database 26ai adalah platform database yang mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam mesin database untuk mempermudah pengelolaan data dan penerapan AI.
Q
Bagaimana Oracle AI Database 26ai mengatasi masalah data terfragmentasi?
A
Oracle AI Database 26ai mengatasi masalah data terfragmentasi dengan mengintegrasikan AI ke dalam database yang sudah ada, menghindari kebutuhan untuk memindahkan data ke sistem AI terpisah.
Q
Apa keuntungan dari AI Vector Search yang ditawarkan oleh Oracle?
A
AI Vector Search memungkinkan kueri dilakukan di antara data terstruktur dan konten tidak terstruktur berdasarkan makna, meningkatkan fleksibilitas dalam pencarian data.
Q
Apa fungsi dari Private AI Services Container?
A
Private AI Services Container memungkinkan perusahaan menjalankan model AI di dalam batas infrastruktur yang terkontrol, mengatasi kekhawatiran tentang eksfiltrasi data.
Q
Mengapa Oracle AI Database 26ai relevan untuk perusahaan besar?
A
Oracle AI Database 26ai relevan untuk perusahaan besar karena menawarkan solusi terintegrasi yang mengurangi risiko implementasi sambil memanfaatkan investasi yang sudah ada.