
Courtesy of Forbes
China Mulai Izinkan Perusahaan Besar Beli Chip Nvidia H200 di Tengah Persaingan AI
Menjelaskan dinamika terkini dan implikasi kebijakan China terkait pembelian chip AI canggih dari Nvidia, serta bagaimana hal ini dapat memengaruhi persaingan global di bidang teknologi dan pasar saham.
27 Jan 2026, 22.00 WIB
165 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tiongkok menunjukkan tanda-tanda membuka kembali akses untuk chip AI meskipun ada prioritas untuk pengembangan semikonduktor domestik.
- Nvidia tetap menjadi penyedia infrastruktur kunci untuk ekonomi AI, dengan permintaan yang tinggi untuk chip canggih.
- Pergerakan regulasi dapat mempengaruhi dinamika pasar dan strategi perusahaan teknologi di kedua negara.
Beijing, China - Persaingan antara Amerika Serikat dan China dalam bidang kecerdasan buatan semakin ketat, dengan akses ke chip AI canggih sebagai faktor utama. Baru-baru ini, China sebelumnya melarang pembelian chip AI berperforma tinggi dari perusahaan AS, khususnya Nvidia, namun mulai memberi sinyal perubahan kebijakan.
Nvidia baru-baru ini mendapat persetujuan awal dari pemerintah China sehingga perusahaan teknologi besar seperti Alibaba, Tencent, dan ByteDance dapat mulai mempersiapkan pembelian chip H200 yang sangat kuat. Persetujuan ini bukan keputusan final, melainkan langkah awal untuk mendiskusikan volume dan teknis pengiriman.
China tetap menekankan pentingnya pengembangan industri semikonduktor domestiknya, sehingga pembelian chip asing mungkin dikaitkan dengan kewajiban pembelian chip dalam negeri. Kebijakan ini menegaskan bahwa Cina ingin memperkuat kemandirian teknologinya sambil tetap mendapatkan teknologi mutakhir dari luar negeri.
Chip Nvidia H200 sangat penting untuk pusat data dan aplikasi AI berkinerja tinggi, seperti pelatihan model canggih dan analisis data besar. Karena itu, perkembangan ini sangat berdampak pada Nvidia dan sektor teknologi China, serta pasar saham Nvidia yang naik signifikan setelah berita ini.
Perubahan kebijakan ini menunjukkan bahwa persaingan di bidang AI tetap cepat dan kompleks, dengan faktor politik, ekonomi, dan teknologi saling bertautan. Masa depan pembelian chip canggih akan terus menjadi indikator penting bagi industri teknologi global dan investor di bidang ini.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/timbajarin/2026/01/27/china-reopens-the-door-to-h200-chips-and-nvidia-regains-momentum/
[1] https://www.forbes.com/sites/timbajarin/2026/01/27/china-reopens-the-door-to-h200-chips-and-nvidia-regains-momentum/
Analisis Ahli
Kai Fu Lee
"Persaingan antara AS dan China di bidang AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal bagaimana kedua negara mengatur hubungan industri dan kebijakan untuk membangun keunggulan strategis jangka panjang."
Analisis Kami
"Perubahan kebijakan ini menggambarkan betapa kompleksnya hubungan antara inovasi teknologi dan geopolitik saat ini, terutama di bidang AI dan semikonduktor. China perlu menyeimbangkan kebutuhan untuk teknologi mutakhir dengan ambisi kemandirian industri yang akan terus membentuk kebijakan masa depan mereka."
Prediksi Kami
Jika otorisasi ini berkembang menjadi persetujuan formal dan perdagangan stabil, Nvidia bisa mengalami pertumbuhan signifikan; sebaliknya, ketidakpastian regulasi akan terus menjadi faktor volatilitas pasar.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan pembelian chip AI oleh perusahaan Tiongkok dari perusahaan AS?A
Perusahaan Tiongkok awalnya dilarang membeli chip AI dari perusahaan AS, tetapi sekarang diizinkan untuk membeli chip Nvidia H200.Q
Mengapa Nvidia H200 menjadi penting dalam konteks AI?A
Nvidia H200 penting karena merupakan salah satu chip paling kuat untuk pelatihan model AI dan analisis data besar.Q
Apa yang diharapkan dari keputusan regulasi Tiongkok terkait chip H200?A
Diharapkan bahwa keputusan regulasi Tiongkok akan membuka jalan untuk impor chip yang lebih luas dan mendukung pengembangan teknologi domestik.Q
Bagaimana keadaan pasar saham Nvidia setelah pengumuman ini?A
Saham Nvidia naik lebih dari 1,5% setelah laporan persetujuan awal untuk pembelian chip H200.Q
Apa arti dari persetujuan awal untuk perusahaan seperti Alibaba, Tencent, dan ByteDance?A
Persetujuan awal menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan ini dapat mulai mempersiapkan pemesanan, yang mengindikasikan potensi pembukaan pasar untuk chip canggih.
