Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Tertekan Pembatasan AS, Saham Turun Drastis di 2025

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (11mo ago) artificial-intelligence (11mo ago)
19 Apr 2025
45 dibaca
1 menit
Nvidia Tertekan Pembatasan AS, Saham Turun Drastis di 2025

Rangkuman 15 Detik

Nvidia menghadapi tantangan besar akibat pembatasan ekspor dan tarif yang baru diberlakukan.
Meskipun ada tantangan, permintaan untuk chip Blackwell tetap kuat di pasar.
Analis tetap optimis terhadap prospek jangka panjang Nvidia berkat keunggulan teknologi mereka.
Nvidia mengalami tahun 2025 yang sulit setelah sukses besar pada 2024. Perusahaan ini harus mendapatkan lisensi ekspor untuk menjual chip H20 ke China, yang secara efektif melarang penjualan ke negara tersebut. Hal ini menyebabkan Nvidia mencatat biaya sebesar Rp 91.85 triliun ($5,5 miliar) pada kuartal pertama terkait produk H20 dan komitmen pembelian. Pembatasan ekspor ini terjadi di tengah rencana pemerintahan Trump untuk memberlakukan tarif pada semikonduktor yang diimpor dari luar negeri. Selain itu, peraturan difusi AI AS yang akan mulai berlaku pada 15 Mei juga menambah tantangan bagi Nvidia. Saham Nvidia turun 24% sejak awal tahun 2025, menunjukkan kekhawatiran investor terhadap masa depan perusahaan. Meskipun demikian, ada beberapa titik terang bagi Nvidia. Chip Blackwell mereka terus terjual dengan baik, dan permintaan tetap kuat karena perusahaan teknologi terus membangun pusat data untuk platform AI mereka. Analis tetap positif terhadap prospek jangka panjang Nvidia berkat keunggulan besar mereka dalam perlombaan AI dan perangkat lunak CUDA yang kuat.

Analisis Ahli

Vivek Arya
Pembatasan cip H20 bisa mengurangi pendapatan Nvidia sebesar 5% hingga 8% untuk tahun fiskal 2026 serta menurunkan laba per saham hingga 10%.
John Vinh
Meskipun pengiriman cip H20 sebelum pembatasan memberi Nvidia sedikit kelonggaran, larangan ini tetap akan berdampak negatif pada pendapatan perusahaan.
Stacy Rasgon
Permintaan AI dari pelanggan mainstream tetap kuat dan infrastruktur AI kebanyakan akan terlindungi dari tarif langsung berkat perjanjian USMCA dengan Mexico.