Pentingnya Ekonomi Sirkular untuk Menangani Krisis Mineral Baterai Mobil Listrik
Courtesy of Forbes

Pentingnya Ekonomi Sirkular untuk Menangani Krisis Mineral Baterai Mobil Listrik

Mengajak pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk beralih ke ekonomi sirkular dalam pengelolaan baterai EV agar dapat memenuhi permintaan pasar, meningkatkan ketahanan rantai pasok, dan menghindari kelangkaan mineral kritis yang dapat menghambat pertumbuhan kendaraan listrik.

27 Jan 2026, 22.14 WIB
211 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pergeseran ke ekonomi sirkular sangat diperlukan untuk memenuhi permintaan baterai EV dan menghindari kemacetan pasokan.
  • Baterai EV mengandung nilai tinggi yang perlu dikelola secara berkelanjutan melalui daur ulang dan penggunaan kembali.
  • Regulasi yang lebih ketat di Eropa dapat mendorong pengelolaan limbah baterai yang lebih baik dan meningkatkan keamanan energi.
Eropa - Permintaan global untuk kendaraan listrik terus meningkat pesat karena mereka menjadi tulang punggung transisi energi hijau. Namun, kendaraan listrik menggunakan mineral kritis dalam jumlah besar, terutama di baterai mereka, yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga jika tidak dikelola dengan baik.
Sebuah laporan dari Ellen MacArthur Foundation menyarankan pendekatan ekonomi sirkular yang menyeluruh untuk memastikan mineral kritis dapat digunakan kembali, diperbaiki, dan didaur ulang sehingga pasokan tetap stabil dan harga tidak terlalu bergejolak.
Banyak baterai dirancang untuk sekali pakai, padahal sebenarnya bisa dibuat lebih tahan lama dan dapat digunakan kembali dalam beberapa siklus, bahkan setelah kendaraan utama sudah tidak digunakan, hal ini dikenal sebagai penggunaan 'second-life'.
Para ahli juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sirkular regional agar material dapat diproses dan dipertukarkan secara efisien serta transparan, menghindari praktik ekspor limbah baterai yang mencemari lingkungan di negara lain.
Seiring dengan pertumbuhan pasar kendaraan listrik, diprediksi pada tahun 2040-an sebagian besar bahan baku baterai akan berasal dari daur ulang, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap mineral baru dan memperkuat kemandirian serta keamanan rantai pasok global.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/jamiehailstone/2026/01/27/circular-economy-could-prevent-an-ev-battery-minerals-bottleneck-study-finds/

Analisis Ahli

Wen-Yu Weng
"Keberhasilan ekonomi sirkular di sektor baterai EV bergantung pada pemahaman nilai intrinsik produk dan desain baterai yang dapat digunakan ulang untuk berbagai siklus hidup."
Andrew Leyland
"Meski pasokan baterai bekas saat ini masih terbatas, pertumbuhan pasar yang cepat akan membuat daur ulang menjadi sumber utama bahan baku dalam waktu dekat."
Dr. Christian Marston
"Pengolahan limbah baterai secara lokal di Eropa penting untuk menghindari ketergantungan geopolitik dan meminimalisir dampak lingkungan negatif."

Analisis Kami

"Ekonomi sirkular bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga strategi bisnis esensial untuk masa depan baterai EV yang berkelanjutan. Bila pelaku industri gagal beradaptasi sekarang, risiko kelangkaan dan kenaikan biaya akan menjadi hambatan besar bagi transisi energi global."

Prediksi Kami

Pada tahun 2040-an, sebagian besar bahan baku baterai EV akan bersumber dari hasil daur ulang, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan mentah baru dan memperkuat ketahanan rantai pasok di wilayah Eropa dan sekitarnya.

Pertanyaan Terkait

Q
Mengapa ekonomi sirkular penting untuk baterai EV?
A
Ekonomi sirkular penting untuk baterai EV karena dapat mengurangi risiko kemacetan pasokan mineral kritis dan menjaga kestabilan harga.
Q
Apa yang terjadi jika terjadi kemacetan pasokan mineral kritis?
A
Jika terjadi kemacetan pasokan mineral kritis, bisa menyebabkan harga yang lebih tinggi dan volatil, yang dapat memperlambat adopsi kendaraan listrik.
Q
Bagaimana rekomendasi dari laporan Ellen MacArthur Foundation dapat membantu sektor baterai EV?
A
Rekomendasi dari laporan mencakup desain baterai untuk sirkularitas, model bisnis yang memperlakukan mineral sebagai aset jangka panjang, dan pembangunan infrastruktur sirkular regional.
Q
Apa dampak regulasi Uni Eropa terhadap pengelolaan limbah baterai?
A
Regulasi Uni Eropa diharapkan akan memastikan lebih banyak limbah baterai tetap berada di Eropa untuk pengolahan, mencegah eksportasi yang tidak ramah lingkungan.
Q
Siapa saja yang memberikan wawasan dalam artikel ini?
A
Wen-Yu Weng, Andrew Leyland, dan Dr. Christian Marston adalah beberapa individu yang memberikan wawasan dalam artikel ini.