
Courtesy of Forbes
Google Photos Hadirkan Feed Video Vertikal Mirip TikTok dari Koleksi Pribadi
Memperkenalkan fitur baru di Google Photos berupa feed video vertikal berbasis AI yang mengubah cara pengguna menelusuri dan menikmati foto serta video mereka secara lebih menarik dan sesuai tren scrolling modern.
27 Jan 2026, 02.56 WIB
101 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Google Photos berencana mengubah cara pengguna berinteraksi dengan konten mereka melalui fitur video baru.
- Fitur 'Related' memberikan pendekatan baru untuk menjelajahi memori pribadi dengan cara yang lebih interaktif.
- Meskipun masih dalam tahap pengembangan, fitur ini menunjukkan potensi untuk menjadi alat yang menarik bagi pengguna.
tidak disebutkan - Google Photos akan memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menonton video secara vertikal, seperti TikTok, tapi hanya dari koleksi pribadi mereka sendiri. Fitur ini berada dalam tahap pengembangan awal dengan nama 'Related' yang muncul saat menonton video.
Fitur ini merupakan sebuah cara baru untuk menelusuri video yang berkaitan secara otomatis, tetapi harus diaktifkan secara manual dengan menekan tombol 'Related' setelah memutar sebuah video. Dengan demikian, pengguna bisa melihat konten yang relevan dalam satu alur vertikal.
Meski bentuknya mirip dengan media sosial populer, fitur dari Google Photos ini tidak memiliki elemen kompetisi atau performa publik, karena semua yang tampil adalah memori dan video milik pengguna sendiri. Jadi, lebih aman dan privat.
Namun, fitur ini masih belum sempurna. Tampilan antarmuka dan tata letak belum memenuhi standar desain Google yang biasanya rapi dan menarik. Video yang beragam ukuran ditampilkan dengan padding warna hitam sederhana, tanpa pengeditan atau efek tambahan.
Ke depan, Google mungkin akan mengembangkan teknologi pengeditan otomatis untuk membuat potongan video singkat yang menarik supaya feed jadi lebih menggugah dan mudah dinikmati, mengubah fungsi ini dari sekadar penelusuran konten menjadi pengalaman menonton yang lebih menyenangkan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/paulmonckton/2026/01/26/google-photos-wants-to-become-your-next-doomscrolling-obsession/
[1] https://www.forbes.com/sites/paulmonckton/2026/01/26/google-photos-wants-to-become-your-next-doomscrolling-obsession/
Analisis Ahli
Paul Sawers (Tech Journalist)
"Google Photos mencoba menggabungkan kenyamanan personal dengan kenyamanan sosial media berbasis video, memberi pengalaman scrolling tanpa risiko keaslian dan performa publik."
John Koetsier (Technology Analyst)
"Pendekatan Google yang memfokuskan pada konten personal mereka membuka jalan baru untuk personalisasi dan pengelolaan memori digital."
Analisis Kami
"Langkah Google memperkenalkan feed video vertikal untuk konten pribadi adalah inovasi yang cerdas menghadapi tren konsumsi konten modern. Namun, kalau pengembangan UI dan pengalaman pengguna tidak segera diperbaiki, potensi fitur ini bisa gagal menarik perhatian luas karena terasa kasar dan kurang intuitif."
Prediksi Kami
Google akan terus mengembangkan fitur tersebut dengan teknologi pengeditan otomatis dan penyajian yang lebih halus, sehingga pengguna dapat menikmati konten pribadi mereka dalam format yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi layaknya media sosial saat ini.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari fitur baru yang sedang dikembangkan Google Photos?A
Tujuan dari fitur baru ini adalah untuk menciptakan aliran video yang dapat digulir secara vertikal, mirip dengan TikTok, tetapi hanya menggunakan konten pribadi pengguna.Q
Bagaimana cara kerja tombol 'Related' dalam aplikasi Google Photos?A
Tombol 'Related' memungkinkan pengguna untuk mengakses feed video terkait setelah menonton video tertentu, yang disusun berdasarkan konten yang relevan.Q
Apa perbedaan antara fitur baru ini dengan fitur Memories yang sudah ada?A
Fitur baru ini perlu diaktifkan secara manual dan berfungsi lebih seperti aliran pribadi dibandingkan dengan Memories yang muncul secara otomatis.Q
Apa saja kekurangan dari fitur 'Related' yang saat ini sedang diuji coba?A
Kekurangan dari fitur 'Related' termasuk kurangnya konteks dan informasi pada video, serta penanganan rasio aspek yang buruk.Q
Apa potensi pengembangan yang bisa dilakukan untuk fitur ini di masa depan?A
Potensi pengembangan termasuk penggunaan teknologi yang ada untuk mengedit dan menyusun video menjadi klip pendek yang lebih menarik.




