Cara Mengecek Apakah NIK-KTP Anda Dipakai untuk Pinjaman Online Ilegal
Courtesy of CNBCIndonesia

Cara Mengecek Apakah NIK-KTP Anda Dipakai untuk Pinjaman Online Ilegal

Memberikan panduan kepada masyarakat tentang cara mengecek apakah NIK dan KTP mereka digunakan tanpa izin untuk mengajukan pinjaman online melalui layanan resmi OJK, baik secara online maupun offline, sehingga bisa mencegah dan mengantisipasi tindakan penipuan.

26 Jan 2026, 18.20 WIB
218 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kerahasiaan NIK dan KTP sangat penting untuk mencegah penipuan.
  • Pengecekan penggunaan KTP untuk pinjaman online dapat dilakukan melalui OJK.
  • Dokumen pendukung diperlukan untuk melakukan pengecekan KTP, baik secara online maupun offline.
Jakarta, Indonesia - Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) adalah informasi penting yang harus dijaga kerahasiaannya. Hal ini karena data pribadi ini bisa disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan, khususnya dalam pengajuan pinjaman online atau pinjol.
Pinjaman online saat ini bisa diajukan hanya dengan menggunakan KTP secara online tanpa memerlukan verifikasi wajah atau swafoto. Kondisi ini membuat penipuan semakin mudah terjadi karena seseorang bisa menggunakan data KTP orang lain tanpa sepengetahuan pemilik.
Untuk melindungi diri, masyarakat bisa melakukan pengecekan data NIK dan KTP mereka melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang disediakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengecekan ini bisa dilakukan secara online maupun offline dengan mengikuti beberapa langkah yang sudah ditentukan.
Secara online, pengecekan dilakukan dengan mengakses situs idebku.ojk.go.id atau aplikasi iDebku OJK, mengisi formulir dengan lengkap, mengunggah dokumen pendukung seperti KTP dan foto diri, kemudian menunggu proses verifikasi dari OJK yang biasanya selesai dalam satu hari kerja.
Selain secara online, masyarakat juga bisa datang langsung ke kantor OJK membawa dokumen yang diperlukan sesuai jenis permohonan. Hasil pengecekan akan dikirimkan melalui email yang didaftarkan sehingga dapat memastikan data pribadi tidak disalahgunakan untuk pinjaman online.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260126171137-37-705441/cara-cek-nik-ktp-dipakai-pinjol-atau-tidak-mudah-lewat-online

Analisis Ahli

Dr. Rizal Ramli
"Langkah pengawasan dan edukasi tentang penyalahgunaan data pribadi harus ditingkatkan secara nasional agar perlindungan konsumen lebih maksimal."
Prof. Intan Puspita
"Penggunaan teknologi OJK lewat SLIK sudah efektif namun belum cukup tanpa adanya regulasi yang lebih ketat pada pinjaman online yang rawan disalahgunakan."

Analisis Kami

"Meskipun OJK sudah menyediakan saluran resmi untuk pengecekan NIK-KTP, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya langkah ini sehingga rawan menjadi korban penipuan. Perlu pendekatan edukasi yang lebih masif dan kolaborasi dengan penyelenggara pinjol agar verifikasi data lebih ketat dan tidak hanya mengandalkan data KTP saja."

Prediksi Kami

Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan layanan SLIK OJK dalam mengecek data pribadi, penipuan menggunakan NIK-KTP untuk pinjol dapat berkurang, namun diperlukan peningkatan sistem keamanan verifikasi oleh penyelenggara pinjol agar praktik ilegal semakin teratasi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Nomor Induk Kependudukan (NIK)?
A
Nomor Induk Kependudukan (NIK) adalah nomor identifikasi unik yang diberikan kepada setiap warga negara Indonesia.
Q
Mengapa penting untuk menjaga kerahasiaan NIK dan KTP?
A
Menjaga kerahasiaan NIK dan KTP penting untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi yang dapat mengakibatkan penipuan.
Q
Bagaimana cara mengecek apakah KTP digunakan untuk pinjaman online?
A
Anda dapat mengecek menggunakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK secara online atau offline.
Q
Apa saja dokumen yang diperlukan untuk pengecekan KTP secara offline?
A
Dokumen yang diperlukan antara lain fotokopi KTP atau paspor, dan surat kuasa jika diperlukan.
Q
Berapa lama OJK memproses permohonan pengecekan KTP?
A
OJK memproses permohonan dalam waktu satu hari kerja.