Memilih Kombinasi Model AI Terbaik Sesuai Bisnis dan Risiko Organisasi
Courtesy of Forbes

Memilih Kombinasi Model AI Terbaik Sesuai Bisnis dan Risiko Organisasi

Mendorong pemimpin organisasi untuk mengadopsi pendekatan strategis dalam memilih kombinasi model AI yang tepat sesuai kebutuhan tugas, risiko, dan hasil yang diinginkan agar dapat membangun ekosistem AI yang tangguh, bertanggung jawab, dan efektif.

26 Jan 2026, 13.41 WIB
52 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kombinasi model AI yang tepat lebih penting daripada memilih satu model terbaik.
  • Penilaian kapabilitas model AI harus mempertimbangkan konteks bisnis dan risiko.
  • Pendekatan berbasis portofolio dapat meningkatkan ketahanan dan efisiensi dalam penggunaan AI di organisasi.
Selama ini, pertanyaan utama tentang AI adalah: model mana yang terbaik? Banyak yang percaya bahwa model AI yang lebih besar secara otomatis akan memberikan hasil lebih baik, terutama untuk tugas umum seperti menulis atau merangkum. Namun, pandangan ini mulai bergeser karena dalam penggunaan organisasi yang kompleks, performa model sangat berbeda-beda tergantung pada konteks dan tujuan bisnis.
Dalam praktiknya, setiap organisasi membutuhkan kombinasi model AI yang sesuai dengan risiko dan kebutuhan spesifiknya. Misalnya, model yang bagus dalam pekerjaan kreatif belum tentu cocok untuk tugas yang membutuhkan analisis ketat dan kepatuhan hukum. Oleh karena itu, memilih AI harus mirip dengan cara kita memilih tim manusia—melihat kemampuan, kesesuaian budaya, dan bagaimana mereka bekerja bersama.
Penting juga untuk memahami bahwa model AI yang disesuaikan khusus untuk industri tertentu kini seringkali mengungguli model umum. Misalnya, para profesional hukum lebih mempercayai alat-alat seperti Harvey atau CoCounsel, sedangkan tenaga medis memilih Abridge atau AWS Healthscribe untuk kebutuhan mereka. Hal ini menunjukkan pentingnya menyesuaikan AI dengan kebutuhan spesifik bidang pekerjaan.
Ketika memilih model AI, kita harus mempertimbangkan tugas yang akan dilakukan, seberapa besar risikonya, dan hasil yang diharapkan. Misalnya, untuk penanganan rutin seperti layanan pelanggan, model yang cepat dan mampu mengenali pola bisa jadi pilihan tepat. Namun untuk tugas dengan risiko tinggi seperti dalam bidang kesehatan atau keuangan, model dengan kemampuan analisis mendalam dan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan sangat diperlukan.
Pendekatan ini membawa keuntungan besar, seperti mengurangi risiko ketergantungan pada satu vendor dan meningkatkan ketahanan sistem jika ada masalah pada satu model. Seiring kematangan AI di organisasi meningkat, kita akan melihat penggunaan beragam model yang bekerja bersama seperti orkestra, di mana masing-masing memiliki peran unik untuk mencapai tujuan bisnis secara optimal.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/bernardmarr/2026/01/26/why-picking-the-best-ai-model-is-the-wrong-question-in-2026/

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Memilih model AI yang tepat harus didasarkan pada kesesuaian dengan kasus penggunaan dan bukan sekadar ukuran atau popularitas model. Ini akan mendorong adopsi AI lebih efektif di berbagai industri."
Fei-Fei Li
"Penting untuk mengintegrasikan AI yang tidak hanya cerdas, tapi juga sesuai dengan budaya organisasi dan tujuan strategis, agar AI benar-benar bisa membawa nilai tambah dalam bisnis."

Analisis Kami

"Pendekatan memilih AI berdasarkan kecocokan tugas dan risiko adalah lompatan besar dari tren sebelumnya yang hanya fokus pada performa model tunggal. Ini menuntut pemimpin bisnis untuk memahami AI lebih dalam sebagai alat multifungsi, bukan sekadar teknologi baru yang bisa diaplikasikan sembarangan."

Prediksi Kami

Di masa depan, organisasi akan semakin mengelola dan mengorkestrasi berbagai model AI khusus yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik tiap departemen, sehingga menciptakan ekosistem AI yang lebih modular dan efektif.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi fokus utama artikel ini?
A
Artikel ini membahas tentang pentingnya memilih kombinasi model AI yang tepat untuk kebutuhan organisasi.
Q
Mengapa penting untuk memilih kombinasi model AI yang tepat?
A
Memilih kombinasi model AI yang tepat dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko, dan mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.
Q
Bagaimana cara menilai kecocokan model AI dengan kebutuhan bisnis?
A
Kecocokan model AI dapat dinilai berdasarkan tugas yang perlu diselesaikan, toleransi risiko, dan hasil yang diharapkan.
Q
Apa yang dimaksud dengan pendekatan berbasis portofolio dalam pemilihan model AI?
A
Pendekatan berbasis portofolio mengacu pada penggunaan berbagai model AI yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap fungsi bisnis.
Q
Mengapa model spesialisasi lebih diutamakan dalam bidang tertentu?
A
Model spesialisasi lebih diutamakan karena mereka dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan tantangan unik dalam industri tertentu.