Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cara Memilih dan Menguji Solusi AI agar Tidak Terjebak Hype Semata

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (1y ago) artificial-intelligence (1y ago)
31 Jan 2025
77 dibaca
1 menit
Cara Memilih dan Menguji Solusi AI agar Tidak Terjebak Hype Semata
Narinder Singh adalah CEO LookDeep Health, sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi VisionAI untuk membantu perawat dan dokter merawat pasien dengan lebih baik. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan mulai menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai keperluan, tetapi tidak semua inisiatif AI itu benar-benar bermanfaat. Ada tantangan dalam membedakan inovasi yang nyata dari janji kosong, terutama ketika banyak vendor mengklaim solusi AI mereka dapat mengubah segalanya. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi yang cermat terhadap teknologi AI, termasuk meminta rincian data, melakukan pengujian sendiri, dan mencari penilaian dari pihak ketiga yang independen. Untuk memastikan bahwa solusi AI yang diadopsi benar-benar efektif, perusahaan harus fokus pada validasi praktis, seperti menguji AI dalam kondisi nyata dan menetapkan standar yang jelas. Meskipun regulasi pemerintah seringkali lambat, pendekatan yang digunakan oleh FDA dalam mengklasifikasikan perangkat medis berdasarkan risiko dapat menjadi panduan yang berguna untuk manajemen risiko dalam AI. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, perusahaan dapat mengadopsi teknologi AI yang berdampak tanpa mengabaikan kehati-hatian.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Pendekatan praktis dalam pengujian AI sangat penting untuk menghindari bias dan kegagalan sistem di dunia nyata, dan standar terbuka merangsang inovasi yang sehat.
Fei-Fei Li
AI harus diuji dan disesuaikan dengan konteks penggunaannya agar bisa dipercaya dan efektif, tidak cukup hanya berdasarkan klaim vendor atau uji coba terbatas.