TLDR
Kecerdasan buatan dapat mengubah industri film tetapi dapat merugikan pekerja kelas menengah. Pernyataan tokoh-tokoh Hollywood mengenai AI seringkali menunjukkan ketidakpahaman tentang dampak sebenarnya. Perubahan dalam produksi film dapat menyebabkan krisis di pasar real estat Hollywood. Hollywood kini berada dalam tekanan besar akibat perkembangan AI yang mengancam pekerjaan banyak pekerja kelas menengah di produksi film. Figur publik seperti Ben Affleck cenderung menolak realitas ini, yang sebenarnya sedang mempercepat transformasi industri.James Cameron, yang juga terlibat dengan perusahaan AI Stability AI, mengklaim bisa menghemat biaya produksi ratusan juta dolar tanpa memecat karyawan, namun klaim ini dianggap tidak realistis dan menyesatkan oleh banyak pihak.Pekerja di bawah garis produksi, seperti sopir, grips, dan penata rambut, paling rentan kehilangan pekerjaan karena otomatisasi dan penurunan kegiatan produksi konvensional. Sebelumnya mereka sudah menghadapi kesulitan akibat perpindahan produksi ke lokasi lebih murah di luar Hollywood.Situasi semakin memburuk karena masalah keuangan properti studio besar seperti Radford Studio Center yang gagal bayar hipotek senilai lebih dari satu miliar dolar dan diambil alih oleh Goldman Sachs. Kondisi ini mencerminkan tekanan besar yang dihadapi industri terkait real estate dan produksi.Kesimpulannya, meskipun beberapa aktor dan produser papan atas mungkin masih bisa bertahan, sebagian besar pekerja kelas menengah di Hollywood akan mengalami dampak besar akibat kemajuan AI dan perubahan ekonomi yang sedang berlangsung.