TLDR
Badai musim dingin yang besar akan mempengaruhi hampir setengah populasi AS. Fenomena wedge memainkan peran penting dalam kondisi cuaca beku di Georgia dan Carolina. Peramalan cuaca memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami fenomena seperti wedge dengan lebih baik. Sebuah badai musim dingin besar yang melanda hampir setengah populasi Amerika Serikat diprediksi akan membawa berbagai jenis presipitasi dari salju hingga es. Badai ini berdampak luas dari Pegunungan Rocky bagian selatan hingga Washington, D.C., dengan salju sebagai bahaya utama di utara dan lapisan es yang mengancam di selatan.Perbedaan antara salju, sleet, dan freezing rain ditentukan oleh suhu lapisan udara dari awan hingga permukaan. Salju terbentuk jika suhu di seluruh lapisan tetap di bawah titik beku, sedangkan sleet dan freezing rain terjadi saat lapisan udara hangat ada di atas udara dingin di permukaan, menyebabkan presipitasi mencair dan kemudian membeku kembali.Fenomena meteorologi yang disebut "the wedge" atau cold air damming sangat berperan dalam cuaca es di wilayah Selatan, terutama Georgia dan Carolina. "The wedge" terjadi ketika udara dingin bertekanan tinggi mengalir ke selatan di sisi timur Pegunungan Appalachian dan terjebak di sana, membentuk lapisan udara dingin yang tahan lama.Peringatan badai es yang sudah dikeluarkan untuk Georgia dan Carolina merupakan yang pertama dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir. Fenomena wedge ini tidak mudah diprediksi karena biasanya lebih kuat dan lebih lama bertahan daripada yang diperkirakan model cuaca, membuat prakiraan es menjadi sulit.Para ahli memperkirakan bahwa badai kali ini mungkin adalah yang terbesar sejak Storm of the Century tahun 1993, dengan potensi salju setinggi satu kaki dari Oklahoma hingga Maine. Penelitian lebih lanjut tentang wedge sangat dibutuhkan untuk memperbaiki akurasi prakiraan dan meminimalkan dampak badai di masa depan.