TLDR
Pola cuaca Natal tahun ini di Amerika Serikat diprediksi hangat karena adanya ridge dari tekanan tinggi. NOAA memberikan informasi cuaca yang lebih akurat dan dapat diandalkan dibandingkan dengan ramalan cuaca di media sosial. Fenomena La Niña dapat mempengaruhi suhu dan kelembaban, termasuk kemungkinan cuaca kering di Amerika Serikat bagian selatan. Menjelang dua belas hari sebelum Natal, sebagian besar wilayah Amerika Serikat diperkirakan akan mengalami suhu yang lebih hangat dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh pola tekanan tinggi di atmosfer yang dikenal sebagai ridging, yang biasanya membawa cuaca hangat dan kering.Banyak perkiraan cuaca yang beredar di media sosial tidak berdasar dan hanya untuk menarik perhatian. Oleh karena itu, penting untuk melihat sumber informasi yang kredibel seperti NOAA dan Climate Prediction Center untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang cuaca masa depan.Menurut NOAA, dari 20 sampai 26 Desember suhu di Amerika Serikat diprediksi berada di atas normal akibat adanya ridging yang kuat pada lapisan udara sekitar 18.000 kaki di atas permukaan bumi. Tekanan tinggi ini membuat udara hangat tetap bertahan selama periode tersebut.Fenomena La Niña yang sedang berlangsung di Samudra Pasifik turut memperkuat prediksi cuaca hangat dan kering terutama di wilayah selatan Amerika Serikat, sehingga peluang turun salju di wilayah tersebut sangat kecil sepanjang periode Natal dan awal tahun 2026.Namun, penting diingat bahwa meskipun tren suhu keseluruhan hangat, masih mungkin terjadi beberapa hari dengan suhu di bawah rata-rata. Jadi, ramalan hangat tidak berarti seluruh minggu Natal akan cerah tanpa variasi cuaca.