Penemuan Kembali Silver-Backed Chevrotain: Hewan Langka yang Tak Punah
Courtesy of Forbes

Penemuan Kembali Silver-Backed Chevrotain: Hewan Langka yang Tak Punah

Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan bahwa silver-backed chevrotain tidak benar-benar punah melainkan tidak terdeteksi dalam waktu lama, dan menyoroti pentingnya metode pemantauan berbasis teknologi yang dapat mengubah penilaian konservasi terhadap spesies langka.

23 Jan 2026, 20.30 WIB
66 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Ketidakadaan data bukanlah bukti bahwa suatu spesies telah punah.
  • Spesies kecil seperti silver-backed chevrotain memerlukan pemantauan jangka panjang untuk melindungi mereka.
  • Penemuan kembali chevrotain menunjukkan pentingnya survei biodiversitas dalam konservasi.
Vietnam Selatan, Vietnam - Silver-backed chevrotain, mamalia kecil seperti rusa yang hidup di hutan Vietnam Selatan, pertama kali ditemukan pada tahun 1910 dari hanya empat ekor yang masih hidup. Namun sejak itu, hampir tidak ada orang yang melihat hewan ini secara langsung, dan tak ada foto atau bukti kuat yang muncul selama beberapa dekade berikutnya.
Karena kekurangan bukti fisik dan tidak adanya survei khusus setelah tahun 1993, banyak orang menganggap spesies ini sudah punah. Padahal habitat aslinya sudah sangat tergerus oleh deforestasi dan perburuan liar, sehingga sulit bagi spesies ini untuk bertahan hidup tanpa tertangkap atau terdeteksi.
Pada tahun 2019, para peneliti yang menggunakan alat jebakan kamera untuk survei hewan liar secara tak sengaja memperoleh ratusan gambar silver-backed chevrotain. Spesies ini ternyata masih ada di beberapa lokasi di Vietnam Selatan dan muncul secara teratur selama bulan-bulan pengamatan.
Chevrotain dikenal sebagai hewan nokturnal, soliter, dan sangat pemalu yang cenderung membeku saat merasa terancam sehingga membuatnya sulit dideteksi. Hal ini menjelaskan mengapa hewan ini luput dari perhatian selama puluhan tahun meskipun masih bertahan hidup di habitatnya.
Penemuan kembali ini mengingatkan kita bahwa tidak semua spesies yang tampaknya hilang benar-benar punah dan bahwa metode konvensional dalam penilaian konservasi perlu dilengkapi dengan teknologi baru untuk mengetahui kondisi sebenarnya di alam.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/scotttravers/2026/01/23/meet-the-silver-backed-chevrotain---a-mouse-deer-that-vanished-for-25-years-rediscovered-by-a-camera-trap/

Analisis Ahli

Dr. Tim Caro
"Teknologi jebakan kamera mengubah paradigma konservasi dengan membantu mengungkap keberadaan spesies yang sangat sulit dideteksi selama ini."
Prof. Nguyen Van Cuong
"Perlunya alokasi sumber daya yang merata untuk survey dan pemantauan tidak hanya mamalia besar tapi juga spesies kecil seperti chevrotain untuk perlindungan yang efektif."

Analisis Kami

"Kasus silver-backed chevrotain mengilustrasikan bagaimana ketidakcukupan data dan pemantauan dapat membuat kita salah menilai status konservasi spesies. Fokus konservasi sering terdistorsi ke mamalia besar sehingga spesies kecil yang rentan malah tertinggal dan hampir hilang tanpa disadari."

Prediksi Kami

Dengan penggunaan teknologi pemantauan canggih dan survei yang lebih intensif, kemungkinan lebih banyak spesies yang dianggap punah akan ditemukan kembali, mengubah strategi konservasi di masa depan.