
Courtesy of Forbes
AI Mengubah Cara Kerja: Dari Hilangnya Pekerjaan ke Pembagian Tugas Baru
Menjelaskan bagaimana AI tidak menyebabkan penghilangan pekerjaan secara langsung, melainkan mengubah cara kerja dengan memecah pekerjaan menjadi tugas-tugas yang bisa dibantu AI sehingga memberikan gambaran yang lebih realistis tentang dampak AI terhadap pasar kerja.
23 Jan 2026, 13.23 WIB
266 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AI semakin banyak diintegrasikan ke dalam pekerjaan sehari-hari.
- Fragmentasi pekerjaan lebih umum daripada penghapusan pekerjaan.
- Keterlibatan manusia tetap penting untuk memastikan keberhasilan penggunaan AI dalam pekerjaan kompleks.
Amerika Serikat - Sebuah studi terbaru dari Anthropic mengeksplorasi bagaimana kecerdasan buatan (AI) mengubah dunia kerja di Amerika Serikat. Alih-alih menghilangkan pekerjaan, AI saat ini lebih sering memecah pekerjaan menjadi tugas-tugas lebih kecil yang AI bantu selesaikan. Kini, hampir setengah pekerjaan di AS menggunakan AI untuk menyelesaikan sebagian tugasnya, naik signifikan dari tahun sebelumnya.
Penggunaan AI di tempat kerja terbagi antara otomatisasi penuh dan augmentasi, yakni ketika AI membantu manusia tanpa menggantikan sepenuhnya. Menariknya, penggunaan AI secara augmentasi kembali meningkat setelah sebelumnya didominasi oleh otomatisasi, terutama berkat fitur-fitur baru seperti kemampuan membuat file dan memori yang lebih baik pada platform AI Anthropic.
Dampak penggunaan AI berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan. Bidang dengan tugas rutin seperti entri data cenderung lebih banyak terotomatisasi, sementara profesi yang memerlukan penilaian kompleks dan interaksi manusia, seperti radiologi dan terapi, menggunakan AI untuk mengurangi beban administratif sehingga pekerja bisa fokus pada tugas utama mereka.
Produk AI seperti Claude dapat menghasilkan hasil riset atau ringkasan dengan cepat, tapi kualitas hasil tersebut sangat tergantung pada keterampilan dan pengawasan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara manusia dan AI menjadi kunci agar teknologi ini bisa bermanfaat maksimal, sekaligus menghindari kesalahan yang bisa muncul jika manusia melepas kendali sepenuhnya.
Meskipun ada kekhawatiran besar dari para pemimpin Anthropic tentang potensi hilangnya pekerjaan, data terbaru menunjukkan bahwa pengaruh AI lebih bertahap dan kompleks dari yang diperkirakan. Hal ini memberikan gambaran bahwa perubahan di pasar tenaga kerja akan berlangsung secara evolusioner, dan adaptasi dengan AI menjadi fokus utama ke depan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/anishasircar/2026/01/23/ai-is-transforming-jobs-not-replacing-them-anthropic-data-suggests/
[1] https://www.forbes.com/sites/anishasircar/2026/01/23/ai-is-transforming-jobs-not-replacing-them-anthropic-data-suggests/
Analisis Ahli
Peter McCrory
"AI berkembang lebih cepat dari teknologi besar sebelumnya dan adopsinya meluas dengan cepat, terutama di AS, namun hasilnya sangat bergantung pada konteks pekerjaan dan interaksi manusia."
Dario Amodei
"AI berpotensi menghilangkan hingga separuh pekerjaan entry-level dalam beberapa tahun ke depan dan siap menggantikan pekerjaan software engineering dalam waktu 6-12 bulan."
Analisis Kami
"Studi ini menunjukkan bahwa AI tidak akan langsung menggantikan semua pekerjaan, melainkan akan mengubah cara orang bekerja dengan lebih banyak kolaborasi antara manusia dan mesin. Namun, penting diwaspadai bahwa banyak pekerjaan rutin akan terus semakin terotomatisasi, yang dapat menimbulkan ketidaksetaraan dan kebutuhan besar untuk pelatihan ulang tenaga kerja."
Prediksi Kami
Kemajuan AI akan mempercepat otomatisasi sebagian pekerjaan tetapi pekerjaan yang melibatkan penilaian kompleks dan interaksi manusia akan tetap mengandalkan kolaborasi manusia dan mesin, sehingga perubahan pasar tenaga kerja akan bersifat evolutionary dan multifaset.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa temuan utama dari Indeks Ekonomi Anthropic?A
Temuan utama adalah bahwa 49% pekerjaan di AS sekarang melibatkan tugas di mana AI dapat digunakan untuk setidaknya seperempat dari pekerjaan tersebut.Q
Bagaimana AI mempengaruhi penggunaan pekerjaan di AS?A
AI semakin banyak digunakan dalam berbagai pekerjaan, dengan 49% pekerjaan melibatkan AI untuk setidaknya seperempat tugas.Q
Apa perbedaan antara penggunaan AI untuk augmentasi dan otomatisasi?A
Augmentasi berarti AI mendukung tenaga kerja manusia, sementara otomatisasi berarti AI menggantikan tugas tersebut sepenuhnya.Q
Mengapa keterlibatan manusia penting dalam penggunaan AI untuk tugas kompleks?A
Keterlibatan manusia penting karena AI dapat gagal dalam tugas kompleks, sehingga pengawasan manusia menjadi sangat berharga.Q
Apa dampak jangka panjang yang mungkin terjadi akibat integrasi AI dalam pekerjaan?A
Dampak jangka panjang mungkin termasuk perubahan permanen dalam cara pekerjaan dilakukan dan redistribusi tugas antara manusia dan mesin.




