Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Bangun Protokol Baru, Ubah Cara AI Memimpin Belanja Online

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
22 Jan 2026
174 dibaca
2 menit
Google Bangun Protokol Baru, Ubah Cara AI Memimpin Belanja Online

TLDR

Protokol Perdagangan Universal oleh Google merupakan langkah penting dalam transformasi e-commerce menjadi perdagangan berbasis AI.
Kolaborasi antara Google dan retailer besar menunjukkan pergeseran dari sistem terpusat ke protokol terbuka yang lebih inklusif.
Perusahaan yang tidak beradaptasi dengan perubahan menuju perdagangan berbasis agen berisiko kehilangan pangsa pasar dan relevansi.
Google telah menciptakan sebuah protokol baru yang dinamakan Universal Commerce Protocol (UCP) yang berfungsi sebagai infrastruktur standar terbuka untuk transaksi e-commerce berbasis agen AI. Protokol ini memungkinkan AI seperti ChatGPT atau Gemini bertukar data dengan berbagai pengecer dan sistem pembayaran secara mudah tanpa perlu integrasi khusus untuk masing-masing toko.Berbeda dengan pendekatan tradisional yang bergantung pada pencarian berbasis kata kunci, UCP memungkinkan sistem AI memahami dan mengelola transaksi secara langsung, mulai dari pencarian produk hingga pembayaran dan pengiriman, dengan cara yang lebih cepat dan akurat. Konsep ini disebut agentic commerce dan dipercaya menjadi masa depan dunia belanja online.Banyak pengecer besar seperti Walmart, Target, dan Shopify ikut mendukung dan berpartisipasi dalam pengembangan UCP, sedangkan Amazon memilih untuk tetap menggunakan sistem tertutup dan menghalangi integrasi pihak ketiga. Hal ini menandakan perpecahan strategi yang besar di industri e-commerce global.UCP dirancang modular dan fleksibel, memudahkan berbagai ukuran bisnis untuk mengadopsi standar ini sesuai kebutuhan, mulai dari fitur dasar sampai yang kompleks seperti program loyalitas dan metode pembayaran yang beragam. Protokol ini juga memanfaatkan data dari Google Shopping Graph, yang berisi miliaran data produk dan hubungan perdagangan untuk membantu AI memberikan rekomendasi yang lebih akurat.Dengan pasar agentic commerce yang diperkirakan mencapai ratusan miliar dolar pada 2030, pengadopsian UCP akan menjadi peluang besar bagi pelaku e-commerce yang ingin tetap relevan dan kompetitif. Bisnis yang gagal beradaptasi berisiko kehilangan pelanggan karena pergantian cara berbelanja menuju AI dan pengalaman yang lebih interaktif serta otomatis.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.