Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Ponsel dan Laptop Naik Awal 2026 Karena Kelangkaan Chip Memori

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (2mo ago) gadgets-and-wearable (2mo ago)
21 Jan 2026
165 dibaca
2 menit
Harga Ponsel dan Laptop Naik Awal 2026 Karena Kelangkaan Chip Memori

Rangkuman 15 Detik

Kenaikan harga ponsel dan laptop disebabkan oleh krisis chip global.
Model ponsel dengan harga terjangkau paling terdampak oleh kenaikan harga.
Vendor berusaha menyesuaikan harga untuk menjaga kualitas produk dan pasokan.
Awal tahun 2026, sejumlah ponsel dan laptop di Indonesia mengalami kenaikan harga akibat kelangkaan dan kenaikan harga chip memori secara global. Kondisi ini membuat beberapa toko mulai menyesuaikan harga produk mereka, khususnya untuk model ponsel dan laptop dengan spesifikasi terbaru seperti DDR5. Ponsel dengan harga kisaran Rp 1-2 jutaan menjadi yang paling terdampak dengan kenaikan harga sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 600 ribu tergantung merk dan seri, misalnya Samsung, Xiaomi, Vivo, Realme, dan Oppo. Beberapa toko melaporkan kenaikan tersebut mulai terjadi sejak 10 Januari 2026. Selain ponsel, laptop dari berbagai merk seperti Lenovo, Asus, Acer, dan HP juga mengalami kenaikan harga yang signifikan, terutama untuk model dengan RAM DDR5 terbaru. Kenaikan harga laptop bisa mencapai Rp 3 juta hingga Rp 4 juta untuk produk high-end, dengan beberapa seri bahkan naik dari Rp 6 juta menjadi Rp 8 jutaan. Para penjual mengakui kenaikan harga ini berdampak pada penjualan bulan Januari, meskipun belum sampai menurun separuh total penjualan. Vendor seperti Vivo dan Asus juga telah mengonfirmasi penyesuaian harga sebagai reaksi atas kondisi rantai pasok komponen yang tidak stabil secara global. Menurut para ahli, kenaikan harga gadget dan laptop ini akan mulai mereda pada semester kedua 2026. Namun, konsumen disarankan untuk menyiapkan anggaran lebih besar jika ingin membeli perangkat elektronik dalam waktu dekat, karena harga diperkirakan tetap tinggi hingga awal 2027.

Analisis Ahli

Vanessa Aurelia
Kenaikan harga paling terasa di segmen smartphone murah karena margin yang tipis, dan penyesuaian di segmen menengah dan atas dilakukan dengan opsi pengendalian spesifikasi agar harga tetap lebih terkendali.