Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenaikan Harga HP dan Elektronik Akibat Kelangkaan Chip Memori AI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (2mo ago) artificial-intelligence (2mo ago)
15 Jan 2026
279 dibaca
2 menit
Kenaikan Harga HP dan Elektronik Akibat Kelangkaan Chip Memori AI

Rangkuman 15 Detik

Kelangkaan chip memori berpengaruh besar pada industri perangkat elektronik.
Vivo Indonesia melakukan penyesuaian harga secara selektif untuk produk tertentu.
Permintaan untuk chip AI mengakibatkan harga chip konvensional melonjak.
Saat ini, dunia menghadapi kelangkaan chip memori yang sangat berpengaruh pada harga perangkat elektronik konsumen. Hal ini terjadi karena permintaan chip yang meningkat secara dramatis, khususnya chip yang digunakan untuk teknologi kecerdasan buatan (AI). Produsen chip memprioritaskan pembuatan chip AI, sehingga produksi chip standar untuk perangkat seperti smartphone dan komputer menurun. Akibatnya, harga chip memori naik cukup tajam, dan hal ini membuat para pembuat perangkat elektronik menghadapi dilema antara menaikkan harga jual atau tidak memperbarui spesifikasi perangkat baru. Vivo Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang memutuskan untuk menaikkan harga beberapa produknya secara selektif, menyesuaikan dengan biaya komponen dan segmentasi pasar produk tersebut. Vivo menegaskan bahwa harga produk refurbished yang mereka jual secara resmi tidak akan mengalami kenaikan. Perusahaan ini juga menyatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan secara bertahap untuk menjaga keseimbangan antara kualitas produk, teknologi inovasi, dan layanan purna jual demi kepuasan konsumen. Beberapa laporan dari analis seperti Morningstar dan JP Morgan mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga chip akan terus berlangsung hingga tahun 2027. Harga memori DRAM, misalnya, diprediksi akan naik antara 50 hingga 55 persen pada kuartal keempat tahun 2025. Perusahaan seperti Samsung dan SK Hynix yang mendominasi pasar chip juga mengalami kelebihan pesanan di tahun 2026. Samsung telah menaikkan harga chip memori hingga 60 persen karena permintaan server AI yang terus meningkat dan melebihi kapasitas produksi. Hal ini menunjukkan bahwa industri teknologi harus bersiap menghadapi kenaikan biaya produksi, yang pada akhirnya berimbas pada harga jual perangkat elektronik secara global.

Analisis Ahli

Morningstar
Kenaikan harga chip memori akan berlanjut hingga 2027 dengan dampak signifikan pada harga perangkat elektronik secara global.
JP Morgan
Perusahaan perangkat elektronik disarankan mulai menyesuaikan strategi harga mereka antara 5% hingga 20% untuk menyesuaikan biaya produksi yang naik drastis.