
Courtesy of TheVerge
Dampak Tarif Impor Trump Mulai Tekan Harga Barang di Amazon 2026
Artikel ini bertujuan menjelaskan bahwa efek tarif impor yang diterapkan pemerintah AS mulai berdampak nyata pada harga barang di platform Amazon, sehingga konsumen harus bersiap menghadapi potensi kenaikan harga yang lebih meluas.
20 Jan 2026, 22.01 WIB
288 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Dampak tarif mulai terasa pada harga barang yang dijual di Amazon.
- Mayoritas biaya dari tarif ditanggung oleh konsumen, bukan oleh penjual.
- Amazon berusaha untuk bekerja sama dengan penjual untuk menjaga harga tetap kompetitif.
Washington, Amerika Serikat - Setelah Presiden Donald Trump mengenalkan tarif impor besar-besaran pada berbagai barang, Amazon dan penjual lain sempat menahan kenaikan harga dengan membeli stok barang dalam jumlah besar di awal tahun 2025. Hal ini bertujuan agar konsumen tidak langsung merasakan dampak tarif tersebut.
Andy Jassy, CEO Amazon, mengatakan bahwa stok yang mereka beli untuk menekan harga tersebut telah habis memasuki tahun 2026. Karena itu, kenaikan harga akibat tarif mulai terlihat pada produk-produk yang dijual di platform mereka.
Sebuah penelitian dari Kiel Institute mengungkapkan bahwa sekitar 96 persen biaya tarif pada barang impor akhirnya dibebankan kepada konsumen Amerika Serikat. Dengan kata lain, perusahaan yang mengimpor barang hanya menanggung sedikit dari biaya tambahan tersebut.
Selain tarif, pemerintah Trump juga menutup celah 'de minimis' yang sebelumnya memungkinkan barang murah masuk ke pasar AS tanpa bea masuk. Kebijakan ini menambah tekanan biaya bagi penjual yang berujung pada semakin tingginya harga jual barang ke konsumen.
Jassy menyatakan bahwa pilihan untuk menjaga harga rendah sangat terbatas karena kenaikan biaya impor sekitar 10 persen sulit untuk sepenuhnya diserap oleh penjual. Konsumen harus bersiap menghadapi harga yang lebih mahal sebagai konsekuensi kebijakan tarif dan perubahan regulasi.
Referensi:
[1] https://theverge.com/news/864390/amazon-ceo-andy-jassy-tariffs-creep-into-pricing
[1] https://theverge.com/news/864390/amazon-ceo-andy-jassy-tariffs-creep-into-pricing
Analisis Ahli
Douglas Irwin (Profesor Ekonomi, Dartmouth College)
"Tarif impor sering kali terlambat efeknya terasa di pasar karena perusahaan mengelola stok persediaan, tapi pada akhirnya biaya tersebut pasti dialihkan ke konsumen yang mengurangi daya beli dan efisiensi pasar."
Analisis Kami
"Amazon dan para penjual pihak ketiga memang berupaya keras menjaga harga agar tetap kompetitif, tapi dalam jangka panjang tarif impor yang tinggi akan sulit dielakkan dan harga terpaksa naik. Kebijakan perdagangan proteksionis ini sebenarnya sangat berisiko untuk inflasi yang membebani konsumen kelas menengah ke bawah."
Prediksi Kami
Harga barang impor di Amerika Serikat kemungkinan akan terus naik dalam waktu dekat seiring habisnya stok lama dan berlanjutnya penerapan tarif, membuat konsumen menghadapi biaya lebih tinggi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dikatakan Andy Jassy tentang dampak tarif pada harga barang?A
Andy Jassy mengatakan bahwa konsumen mulai melihat dampak tarif pada harga barang setelah persediaan yang dibeli sebelumnya habis.Q
Berapa persen biaya tarif yang ditanggung oleh konsumen menurut studi Kiel Institute?A
Menurut studi Kiel Institute, hanya 4 persen dari biaya tarif yang ditanggung oleh penjual asing, sementara 96 persen ditransfer kepada konsumen Amerika.Q
Apa yang dilakukan Donald Trump terkait 'de minimis' loophole?A
Donald Trump menerbitkan perintah eksekutif untuk menutup 'de minimis' loophole yang memungkinkan barang murah masuk ke AS tanpa bea.Q
Apa yang diharapkan Amazon dapat lakukan untuk menjaga harga tetap rendah?A
Amazon berharap dapat bekerja sama dengan mitra penjual untuk menjaga harga tetap rendah, meskipun ada batasan dalam menyerap biaya.Q
Mengapa beberapa penjual memilih untuk menyerap biaya tarif?A
Beberapa penjual memilih untuk menyerap biaya tarif untuk mendorong permintaan.

