Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tarif Tinggi dan Konflik Politik Menguji Kinerja Amazon Kuartal Ini

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (10mo ago) investment-and-capital-markets (10mo ago)
30 Apr 2025
194 dibaca
1 menit
Tarif Tinggi dan Konflik Politik Menguji Kinerja Amazon Kuartal Ini

Rangkuman 15 Detik

Amazon menghadapi tantangan terkait tarif yang dapat mempengaruhi harga produk.
Hubungan antara perusahaan teknologi dan pemerintah dapat menjadi rumit dan penuh ketegangan.
Investasi dalam AI menjadi fokus penting bagi Amazon untuk masa depan.
Amazon akan melaporkan pendapatan kuartal pertama dengan ekspektasi EPS sebesar Rp 22.71 ribu ($1.36) dan pendapatan sebesar Rp 2.59 quadriliun ($155.1 miliar) . Ini merupakan peningkatan dari EPS Rp 16.37 ribu ($0.98) dan pendapatan Rp 2.39 quadriliun ($143.3 miliar) yang dilaporkan pada Q1 tahun lalu. Laporan ini datang setelah perselisihan dengan Gedung Putih terkait laporan bahwa Amazon akan memasukkan dampak tarif pada harga produk. Gedung Putih membantah rencana tersebut dan Amazon mengklarifikasi bahwa ide tersebut tidak pernah disetujui. Trump memuji Jeff Bezos karena menyelesaikan masalah dengan cepat. Tarif impor dari China sebesar 145% dan tarif 10% untuk negara lain diperkirakan akan mempengaruhi lebih dari 50% produk yang dijual di Amazon. Amazon juga harus menunjukkan bahwa investasi AI-nya membuahkan hasil. Perusahaan ini, bersama dengan Alphabet dan Microsoft, menghabiskan miliaran dolar untuk membangun pusat data AI dan infrastruktur terkait. Investor menunggu hasil dari investasi besar ini.

Analisis Ahli

Stephen Ju
Tarif tinggi akan berdampak signifikan pada biaya produk Amazon dan bisa mengurangi nilai penjualan grosir secara global, yang berimbas pada pertumbuhan volume perdagangan.