
Courtesy of Forbes
Kenapa Kerja Remote Tidak Cocok untuk Semua: Kenali Tanda dan Solusinya
Memberikan pemahaman bahwa meskipun remote work menawarkan fleksibilitas, tidak semua orang cocok dengan pola kerja ini dan mengenali tanda-tanda jika seseorang lebih cocok dengan lingkungan kerja yang terstruktur dan sosial.
20 Jan 2026, 05.30 WIB
124 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kerja jarak jauh tidak cocok untuk semua orang dan dapat menyebabkan isolasi bagi sebagian pekerja.
- Batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi penting untuk kesehatan mental.
- Kolaborasi dan interaksi sosial sangat penting untuk motivasi dan produktivitas.
tidak disebutkan, internasional - Kerja remote sering dianggap sebagai impian karier modern karena menawarkan fleksibilitas, kenyamanan, dan waktu mulai kerja tanpa harus berangkat pagi ke kantor. Banyak orang membayangkan bekerja dari rumah dengan suasana santai dan seimbang antara kerja dan kehidupan pribadi. Namun, kenyataannya, tidak semua orang cocok dengan pola kerja ini dan menghadapi berbagai tantangan tidak terlihat.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekerja dari rumah dalam waktu lama bisa meningkatkan perasaan kesepian dan risiko masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Hal ini terjadi karena hilangnya interaksi sosial seperti obrolan ringan dan rutinitas yang menjaga motivasi dan rasa memiliki dalam sebuah tim. Bagi orang yang energinya bergantung pada interaksi dengan orang lain, kerja remote bisa membuat mereka merasa terasing.
Masalah lain yang muncul adalah bercampurnya batas antara waktu kerja dan waktu pribadi karena rumah menjadi tempat bekerja sekaligus tempat tinggal. Banyak pekerja merasa sulit untuk benar-benar berhenti bekerja, yang berujung pada kelelahan, stres, dan sedikit waktu untuk diri sendiri. Terutama bagi yang punya tanggung jawab rumah tangga lebih besar, seperti merawat anak, situasi ini makin rumit.
Dalam hal kolaborasi, remote work juga sering menimbulkan kesulitan koordinasi dan komunikasi. Tim yang bekerja sepenuhnya jarak jauh terkadang kehilangan dinamika spontan yang biasa terjadi di kantor, sehingga proyek inovasi dan brainstorming menjadi kurang efektif. Masalah-masalah ini mempengaruhi rasa puas kerja dan pencapaian tujuan tim secara keseluruhan.
Kesimpulannya, kerja remote dapat menjadi lingkungan yang sesuai untuk beberapa orang, tetapi bisa juga menjadi tantangan untuk lainnya. Penting bagi tiap individu dan perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan pribadi dan tim agar menciptakan pola kerja yang mendukung produktivitas serta kesejahteraan. Model hybrid yang menggabungkan bekerja dari rumah dan kantor bisa menjadi solusi ideal.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/19/4-reasons-remote-work-isnt-for-you-by-a-psychologist/
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/19/4-reasons-remote-work-isnt-for-you-by-a-psychologist/
Analisis Ahli
Adam Grant
"Remote work memerlukan adaptasi budaya kerja yang mendalam agar interaksi sosial dan kolaborasi tetap terjaga demi kesejahteraan karyawan."
Sherry Turkle
"Isolasi yang muncul dari kerja jarak jauh dapat mengikis rasa kebersamaan dan mengganggu keseimbangan emosi pekerja jika tidak ada upaya aktif membangun koneksi."
Analisis Kami
"Sebagai seorang pakar, saya melihat bahwa remote work bukanlah solusi satu ukuran untuk semua orang karena kebutuhan sosial dan struktur berbeda-beda antar individu. Organisasi harus lebih adaptif dan menyediakan opsi kerja yang memungkinkan karyawan memilih lingkungan yang paling mendukung produktivitas dan kesehatan mental mereka."
Prediksi Kami
Tren kerja hybrid atau fleksibel akan terus berkembang sebagai solusi yang menggabungkan manfaat remote dan kerja di kantor untuk memenuhi kebutuhan beragam karakter dan gaya kerja karyawan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa dampak negatif dari kerja jarak jauh terhadap kesehatan mental?A
Kerja jarak jauh dapat menyebabkan peningkatan kecemasan, depresi, dan isolasi sosial.Q
Mengapa beberapa orang tidak dapat bekerja secara efektif dari rumah?A
Beberapa orang mungkin bergantung pada interaksi sosial dan stimulasi yang ada di lingkungan kerja fisik.Q
Apa yang terjadi pada batasan antara waktu kerja dan waktu pribadi saat bekerja dari rumah?A
Batasan antara waktu kerja dan waktu pribadi sering kali kabur, menyebabkan stres dan ketidakseimbangan kerja-hidup.Q
Bagaimana kerja jarak jauh mempengaruhi kolaborasi tim?A
Kerja jarak jauh dapat menghambat komunikasi dan kolaborasi, terutama dalam proyek yang memerlukan kerja sama tim.Q
Apa yang mungkin menjadi solusi bagi mereka yang tidak cocok dengan kerja jarak jauh?A
Solusi mungkin termasuk bekerja dalam model hybrid atau di lingkungan kantor yang lebih terstruktur.

