Teknologi AI BioticsAI Raih Persetujuan FDA untuk Deteksi Abnormalitas Janin
Courtesy of TechCrunch

Teknologi AI BioticsAI Raih Persetujuan FDA untuk Deteksi Abnormalitas Janin

Mengembangkan dan menerapkan teknologi AI yang membantu meningkatkan kualitas dan akurasi deteksi abnormalitas janin pada gambar USG prenatal untuk mengurangi kematian ibu dan meningkatkan hasil prenatal, khususnya di kalangan kelompok berisiko tinggi seperti wanita kulit hitam di AS.

19 Jan 2026, 22.00 WIB
27 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • BioticsAI telah menerima persetujuan FDA untuk perangkat lunak deteksi kelainan fetal.
  • Robhy Bustami, sebagai pendiri, memiliki latar belakang yang kuat dalam kesehatan maternal.
  • Tim BioticsAI menekankan pentingnya kolaborasi antara teknik, produk, klinis, dan regulasi dalam pengembangan teknologi kesehatan.
Amerika Serikat - BioticsAI, pemenang TechCrunch Disrupt Battlefield 2023, telah mendapatkan persetujuan dari FDA untuk perangkat lunak AI yang membantu mendeteksi abnormalitas janin menggunakan gambar USG. Produk ini dikembangkan oleh Robhy Bustami, yang terinspirasi dari latar belakang keluarganya di bidang obstetri.
Saat tumbuh besar, Bustami sering mengikuti ibunya yang bekerja sebagai dokter kandungan keliling di berbagai rumah sakit di AS. Setelah belajar ilmu komputer di UC Irvine, ia kemudian bekerja sama dengan beberapa rekan untuk mendirikan BioticsAI pada tahun 2021.
Teknologi yang dikembangkan menggunakan AI computer vision untuk meningkatkan kualitas gambar USG, memastikan apakah pemeriksaan sudah lengkap, membuat laporan otomatis, dan terintegrasi dengan proses klinis agar mudah dipakai oleh tenaga medis.
Salah satu tantangan utama adalah memastikan AI tersebut bekerja secara andal di dunia nyata, terutama untuk kelompok pasien yang paling berisiko. Proses persetujuan FDA memakan waktu hampir tiga tahun dan mengajarkan pentingnya kolaborasi yang erat antara tim teknis, produk, klinis, dan regulasi.
Dengan persetujuan FDA yang telah didapatkan, BioticsAI kini ingin memperluas penerapan teknologi mereka ke berbagai sistem kesehatan di seluruh AS dan menambah fitur baru untuk bidang kesehatan reproduksi dan medis janin.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/19/biotics-ai-battlefield-2023-gains-fda-approval-for-its-ai-powered-fetal-ultrasound-product/

Analisis Ahli

Dr. Atul Gawande
"Teknologi seperti ini bisa menjadi game changer dalam meningkatkan keselamatan ibu dan bayi jika diimplementasikan dengan benar dan luas di sistem kesehatan yang kompleks."
Fei-Fei Li
"Penggunaan computer vision dalam bidang kedokteran prenatal memperlihatkan bagaimana AI dapat meningkatkan diagnosis dan mengatasi ketidaksetaraan dalam perawatan kesehatan."

Analisis Kami

"Inovasi BioticsAI menunjukkan kemajuan signifikan dalam penerapan AI ke bidang kesehatan maternal dengan fokus yang sangat tepat pada equity dan keakuratan diagnosis. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada adopsi sistemik dan pelatihan klinis yang mendalam agar teknologi ini dapat diintegrasikan secara efektif di berbagai lapisan layanan kesehatan."

Prediksi Kami

Teknologi AI untuk deteksi abnormalitas janin akan semakin diadopsi secara luas di rumah sakit AS, mendorong peningkatan hasil prenatal dan pengurangan kematian ibu, khususnya untuk kelompok dengan risiko tinggi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama BioticsAI?
A
Tujuan utama BioticsAI adalah untuk mendeteksi kelainan fetal dalam gambar ultrasonografi dan meningkatkan hasil kesehatan maternal.
Q
Siapa pendiri BioticsAI?
A
Pendiri BioticsAI adalah Robhy Bustami, bersama dengan Salman Khan, Chaskin Saroff, dan Dr. Hisham Elgammal.
Q
Apa fungsi utama perangkat lunak BioticsAI?
A
Fungsi utama perangkat lunak BioticsAI adalah untuk mendukung penilaian kualitas ultrasonografi fetal, kelengkapan anatomi, pelaporan otomatis, dan integrasi ke dalam alur kerja klinis.
Q
Mengapa FDA penting untuk produk BioticsAI?
A
FDA penting untuk produk BioticsAI karena memberikan persetujuan yang menunjukkan bahwa teknologi tersebut memenuhi standar keamanan dan efektivitas untuk digunakan dalam praktik medis.
Q
Apa tantangan yang dihadapi oleh tim BioticsAI dalam pengembangan teknologi?
A
Tantangan yang dihadapi oleh tim BioticsAI adalah memastikan bahwa teknologi mereka berfungsi secara konsisten di dunia nyata, terutama pada demografi yang berisiko tinggi.