Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Heidi Health: AI yang Membebaskan Dokter dari Tugas Administrasi Berat

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (5mo ago) health-and-medicine (5mo ago)
06 Okt 2025
159 dibaca
2 menit
Heidi Health: AI yang Membebaskan Dokter dari Tugas Administrasi Berat

Rangkuman 15 Detik

Heidi Health menggunakan teknologi AI untuk mengurangi beban administrasi dokter.
Perusahaan telah berhasil mengembalikan lebih dari 18 juta jam kepada penyedia layanan kesehatan.
Dengan dukungan investasi yang kuat, Heidi Health berpotensi mengubah cara praktik kesehatan di seluruh dunia.
Dr. Tom Kelly, seorang ahli bedah trauma, menyadari bahwa banyak dokter di seluruh dunia terbebani oleh pekerjaan administratif yang mengurangi waktu mereka untuk merawat pasien. Untuk mengatasi hal ini, pada tahun 2021, ia mendirikan Heidi Health bersama Waleed Mussa. Perusahaan ini fokus membuat asisten AI yang dapat membantu dokter dalam mencatat dan mengatur pekerjaan administratif. Produk utama Heidi adalah AI medical scribe yang mampu mentranskripsikan catatan medis, membuat ringkasan pasien yang dipersonalisasi, dan melacak tugas sehingga dokter tidak lagi perlu menggunakan catatan tempel. Selain itu, mereka juga menggunakan teknologi AI model-agnostik agar bisa mengoptimalkan akurasi, kecepatan, dan biaya layanan. Dalam 18 bulan pertama beroperasi, Heidi Health telah mengembalikan lebih dari 18 juta jam kerja kepada tenaga kesehatan dari lebih 70 juta kunjungan pasien di 116 negara. Perusahaan ini menjangkau lebih dari 2 juta klinisi per minggu, mulai dari rumah sakit besar hingga praktik mandiri, dengan model bisnis freemium yang efektif menarik pengguna baru. Baru-baru ini, Heidi Health mengumumkan pendanaan Seri B sebesar 65 juta dolar AS yang dipimpin oleh Point72 Private Investments, sehingga total dana yang diperoleh mencapai 96,6 juta dolar AS. Mereka juga meluncurkan fitur baru berupa agen AI yang dapat menelepon pasien atas nama dokter, sebagai langkah memperluas layanan otomatis mereka. Dr. Kelly menegaskan visi perusahaan agar alat AI mereka dapat meningkatkan kapasitas pelayanan medis di seluruh dunia, termasuk dalam kondisi ekstrem seperti zona perang, kamp pengungsi, hingga daerah yang terpukul perubahan iklim. Dengan demikian, AI dapat membantu memberikan hasil kesehatan yang lebih baik secara global tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan dokter.

Analisis Ahli

Dr. Simon Kos
Pemanfaatan AI dalam dokumentasi medis membuka peluang besar untuk meningkatkan efisiensi klinis dan memberikan waktu lebih banyak bagi dokter untuk konsentrasi pada pasien secara langsung.