
Courtesy of Forbes
Kendaraan Listrik Menurun di AS, Tapi Pasar Global Justru Melaju Pesat
Memberikan gambaran tentang perubahan dan tantangan di industri kendaraan listrik di AS, perkembangan global EV, serta tantangan penggunaan air di pusat data dalam era AI, sehingga pembaca mendapat pemahaman terkini tentang bisnis berkelanjutan dan teknologi masa depan.
19 Jan 2026, 21.00 WIB
88 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kendaraan listrik mengalami penurunan penjualan di AS, tetapi pasar global tetap tumbuh.
- Ford dan GM menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi dengan perubahan permintaan kendaraan listrik.
- Pengelolaan air secara efisien menjadi semakin penting dalam konteks pertumbuhan teknologi, terutama AI dan pusat data.
Amerika Serikat - Pemerintahan Trump menghapus kredit pajak sebesar 7.500 dolar untuk pembelian kendaraan listrik, menyebabkan penurunan penjualan EV sebesar 36% di kuartal terakhir 2025 di Amerika Serikat. Meskipun demikian, penjualan EV tahunan masih mencapai 1,275 juta unit, sedikit menurun dari rekor 1,3 juta di 2024.
General Motors dan Ford mengumumkan perubahan strategi besar, dengan penarikan investasi besar-besaran dan fokus kembali pada kendaraan berbahan bakar bensin, seperti SUV dan truk besar. Keputusan ini diambil meskipun GM berhasil menjadi penjual EV terbesar kedua di AS dengan kenaikan penjualan hampir 48%.
Sementara pasar kendaraan listrik di Amerika Serikat melemah, pasar global justru meningkat signifikan, dengan China dan Eropa mengalami pertumbuhan masing-masing sekitar 20% dan 14%. Bahkan, negara-negara seperti Kanada mulai melonggarkan kebijakan terhadap impor EV China.
Brightline, perusahaan kereta api penumpang swasta di AS, menunjuk Nicolas Petrovic sebagai CEO baru untuk mengembangkan layanan Florida dan fokus pada pembangunan kereta cepat antara Las Vegas dan Southern California yang ditargetkan selesai tahun 2029. Perusahaan ini juga mengalami peningkatan penumpang dan pendapatan.
Dalam sektor teknologi, konsumsi air untuk pendinginan pusat data dan produksi chip AI menjadi tantangan utama. Perusahaan Ecolab menawarkan solusi penggunaan air secara sirkular, mendaur ulang dan menghemat air, yang penting untuk mendukung pertumbuhan pesat AI tanpa memberi tekanan besar pada sumber daya air yang terbatas.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/current-climate/2026/01/19/a-short-sighted-27-billion-us-ev-retreat/
[1] https://www.forbes.com/sites/current-climate/2026/01/19/a-short-sighted-27-billion-us-ev-retreat/
Analisis Ahli
Mary Barra
"EV tetap merupakan masa depan dan permintaan akan meningkat seiring hadirnya model EV yang lebih terjangkau."
Wes Edens
"Membangun transportasi kereta cepat modern di AS memerlukan kesabaran dan investasi besar karena hambatan biaya dan waktu yang lebih lama dari perkiraan."
Analisis Kami
"Strategi GM dan Ford yang mengurangi investasi di kendaraan listrik saat dunia bergerak ke arah transisi energi terbarukan adalah keputusan yang sangat berhenti di tengah jalan dan bisa berakibat pada hilangnya pangsa pasar jangka panjang. Sementara itu, inovasi dalam pemakaian air sirkular di pusat data harus segera diadopsi skala besar agar lonjakan konsumsi energi dan air akibat AI tidak memicu krisis sumber daya yang lebih luas."
Prediksi Kami
Penurunan fokus terhadap EV di AS dapat memperlambat adopsi kendaraan ramah lingkungan domestik, sementara dominasi dan ekspansi pasar EV global, khususnya dari China, akan semakin meningkat. Selain itu, manajemen air yang efisien di pusat data akan menjadi kunci keberlanjutan pertumbuhan AI dan teknologi maju lainnya.




