TLDR
Ekspedisi ini merupakan kolaborasi internasional antara China dan Chili. Trench Atacama adalah area penting untuk penelitian geologi dan ekosistem laut. Kapal Tan Suo Yi Hao dilengkapi teknologi canggih yang memungkinkan penelitian mendalam di laut. China dan Chile akan menjalankan ekspedisi selama tiga bulan di Samudera Pasifik timur khususnya sekitar Palung Atacama. Tujuan utama ekspedisi ini adalah mengeksplorasi wilayah laut yang sangat dalam dan jarang diteliti untuk menemukan makhluk hidup baru dan mendapatkan wawasan tentang proses geologis di bawah laut.Kapal riset China, Tan Suo Yi Hao, akan menjadi pusat operasi sepanjang perjalanan yang mencakup wilayah sepanjang 700 km. Ini adalah kali pertama ekspedisi sebesar ini dilakukan di kawasan tersebut dan dianggap sangat penting untuk kemajuan ilmu pengetahuan laut.Ekspedisi ini merupakan hasil kolaborasi lama antara Institut Ilmu dan Teknik Laut Dalam China dan Institut Oseanografi Milenium dari Universitas Concepcion, Chile. Melalui aliansi ini, para ilmuwan Chile dapat menggunakan teknologi canggih yang sebelumnya tidak tersedia.Selama ekspedisi, para peneliti akan mengadakan 33 stasiun penelitian dan hampir 20 penyelaman menggunakan kapal selam untuk menggali lebih dalam kondisi dan kehidupan di dasar laut. Hasilnya diharapkan dapat memperjelas cara kerja subduksi lempeng yang menjadi penyebab gempa bumi dan tsunami besar di kawasan Pasifik.Pengetahuan yang diperoleh dari ekspedisi ini akan berdampak luas bagi negara-negara selama jalur cincin api Pasifik termasuk China, Jepang, Korea, serta negara di Asia Tenggara. Informasi ini bisa sangat penting dalam upaya mitigasi bencana di masa depan.