Mengapa Artemis II Jadi Titik Bangkit NASA untuk Eksplorasi Bulan dan Mars
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
18 Jan 2026
212 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Program Artemis menunjukkan komitmen NASA untuk eksplorasi luar angkasa.
Pendanaan yang meningkat untuk NASA akan memperkuat keahlian dan kemampuan dalam industri luar angkasa.
Misi Artemis II akan menjadi langkah penting menuju pendaratan manusia di Bulan dan eksplorasi lebih lanjut ke Mars.
NASA menghadapi masa sulit selama beberapa tahun terakhir dengan ancaman pemotongan dana dan kehilangan sumber daya penting seperti perpustakaan terbesar mereka. Namun, berita baik datang dengan pengangkatan Jared Isaacman sebagai Administrator NASA dan persetujuan anggaran senilai 24,4 miliar dolar AS untuk tahun fiskal 2026, lebih besar dari yang diajukan sebelumnya.
Program Artemis adalah upaya NASA untuk kembali menjelajahi bulan dan mempersiapkan misi manusia ke Mars. Artemis I sudah berhasil meluncurkan misi tanpa awak yang mengorbit bulan. Sekarang, Artemis II akan membawa empat astronot untuk mengelilingi bulan dalam misi sekitar 10 hari, sebagai uji coba penting.
Peluncuran Artemis II dimulai pada 17 Januari 2026, dari Kennedy Space Center, Florida. SLS, roket terbesar NASA, bersama pesawat Orion akan dijalankan ke Launch Complex 39B yang jaraknya sekitar empat mil, menggunakan crawler-transporter raksasa. Setelah itu akan dilakukan persiapan dan uji coba pengisian bahan bakar sebelum peluncuran.
Tim awak Artemis II terdiri dari dua pilot dan dua mission specialist, termasuk seorang dari Badan Antariksa Kanada. Misi ini akan menguji kemampuan sistem selama mengorbit bulan dan memastikan kesiapan untuk misi pendaratan bulan berikutnya, Artemis III, yang akan menjadi pendaratan manusia pertama sejak 1972.
Artemis bukan hanya soal eksplorasi bulan, melainkan juga misi ilmiah dan teknologi untuk mencari tahu bagaimana manusia bisa hidup dan bekerja di dunia lain. Kesuksesan Artemis II akan membuka jalan bagi misi Mars yang lebih berani di masa depan dan menjaga posisi Amerika Serikat di garis depan kompetisi eksplorasi luar angkasa.
Analisis Ahli
Dr. John Logsdon (pakar sejarah dan kebijakan luar angkasa)
Peluncuran Artemis II adalah tonggak penting yang menghidupkan kembali ambisi Amerika Serikat untuk eksplorasi bulan, tetapi sangat penting agar NASA menjaga momentum dan mengelola sumber dayanya dengan baik demi kelangsungan program jangka panjang.Katherine Calvin (ahli perubahan iklim dan ilmuwan NASA)
Misi Artemis membantu kita memahami lebih jauh tentang sejarah tata surya melalui eksplorasi bulan, sekaligus membuka peluang bagi teknologi baru yang juga dapat berkontribusi pada ilmu iklim dan lingkungan di Bumi.

