Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Terobosan Baterai Silikon Mampu Bikin Mobil Listrik Melaju 1.000 Km Sekali Isi

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
16 Jan 2026
1160 dibaca
2 menit
Terobosan Baterai Silikon Mampu Bikin Mobil Listrik Melaju 1.000 Km Sekali Isi

TLDR

Baterai berbahan silikon dapat meningkatkan jarak tempuh kendaraan listrik hingga 1.000 km.
Penggunaan gel polimer elektrolit membantu menjaga kestabilan baterai meskipun partikel silikon mengalami perubahan bentuk.
Inovasi ini berpotensi mengubah industri otomotif dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Para peneliti di Korea Selatan, khususnya dari Pohang University of Science and Technology, telah mengembangkan baterai kendaraan listrik berbahan silikon yang bisa membuat mobil melaju jauh hingga 1.000 km hanya dalam sekali pengisian daya. Ini merupakan pencapaian besar karena selama ini salah satu masalah utama mobil listrik adalah jarak tempuh yang terbatas.Silikon sebagai bahan baterai dipilih karena melimpah dan memiliki potensi meningkatkan kapasitas penyimpanan energi. Namun, silikon mengalami perubahan ukuran yang signifikan saat dicas sehingga menyebabkan baterai cepat rusak. Masalah ini selama ini membuat silikon kurang cocok untuk digunakan dalam baterai kendaraan listrik.Untuk mengatasi hal ini, para peneliti memanfaatkan partikel silikon yang berukuran lebih besar dalam skala mikro, yang lebih mudah dan murah diproduksi dibandingkan partikel nano. Mereka juga menggunakan gel polimer elektrolit yang dapat berubah bentuk bersamaan dengan silikon, kemudian memperkuat ikatan kimia melalui radiasi elektron supaya baterai tetap stabil walau partikel silikon mengembang dan menyusut.Hasilnya adalah baterai silikon dengan kestabilan setara baterai lithium-ion standar, tetapi dengan densitas energi yang 40 persen lebih besar. Dengan baterai ini, mobil listrik bisa menempuh jarak yang jauh tanpa harus sering mengisi ulang baterai, mengatasi salah satu hambatan utama dalam penggunaan kendaraan listrik selama ini.Peneliti menyatakan teknologi baterai ini bisa langsung diaplikasikan dan dengan kemudahan produksinya, diharapkan bisa mempercepat penggunaan mobil listrik secara luas. Terobosan ini berpotensi mengakhiri era mobil bensin dan memulai era kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.