TLDR
Inovasi supercooling di semikonduktor dapat meningkatkan kinerja radar pesawat tempur. Radar berbasis gallium nitride memberikan keunggulan deteksi pada pesawat siluman China. Proses upgrade radar pada F-35 mengalami penundaan, memberikan keunggulan bagi pesawat China. Para ilmuwan di Xidian University, Tiongkok, mengembangkan teknologi baru yang dapat meningkatkan kinerja radar pesawat siluman berbasis semikonduktor galium nitrat hingga 40%. Teknologi ini mengatasi masalah beban daya tinggi pada frekuensi X dan Ka yang penting untuk radar dan jaringan komunikasi canggih.Teknologi ini memungkinkan radar mendeteksi lebih jauh tanpa memperbesar ukuran chip, sebuah keunggulan yang sangat penting untuk pesawat tempur yang mengutamakan stealth atau kemampuan tersembunyi. Selain itu, teknologi ini juga membuat penggunaan energi lebih efisien saat diterapkan pada jaringan seluler.Pesawat tempur China seperti J-20 dan J-35 sudah menggunakan radar berbasis galium nitrat, yang dianggap lebih unggul dibandingkan radar pada pesawat tempur Amerika Serikat seperti F-22 dan F-35. AS bahkan mengalami penundaan dalam mengadopsi radar galium nitrat pada F-35 hingga tahun 2031.Inovasi ini diakui sebagai terobosan terbesar dalam bidang teknologi semikonduktor ini selama hampir 20 tahun dan akan memperkokoh posisi China di bidang teknologi semikonduktor generasi ketiga. Ini juga berpotensi memberikan keuntungan strategis dalam teknologi pengintaian dan pertahanan udara.Selain manfaat militer, teknologi ini juga bisa diterapkan pada komunikasi jaringan masa depan, memberikan jangkauan sinyal yang lebih luas dan penghematan biaya listrik, sehingga berkontribusi pada kemajuan teknologi komunikasi nirkabel secara keseluruhan.