China Pamer Radar Anti-Siluman Canggih, Tantang Kekuatan AS
Teknologi
Keamanan Siber
19 Mei 2025
95 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China telah mengembangkan radar anti-stealth yang dapat mendeteksi pesawat tempur AS.
Teknologi radar baru ini berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan udara dan kontrol laut.
Investasi China dalam teknologi radar menunjukkan tantangan serius bagi strategi militer AS yang bergantung pada stealth.
China baru saja memperkenalkan radar generasi baru yang mampu mendeteksi pesawat dan kapal selam siluman milik Amerika Serikat. Radar ini diperlihatkan dalam pameran World Radar Expo di kota Hefei, Provinsi Anhui. Teknologi ini dibuat untuk menghadapi keunggulan taktis AS dalam sistem stealth.
Salah satu radar unggulan adalah JY-27V, yang menggunakan gelombang frekuensi rendah untuk menembus perlindungan siluman. Radar ini diklaim mampu melacak jet siluman seperti F-22, F-35, dan pesawat pembom B-2 dengan lebih efektif dibanding radar biasa.
Radar YLC-8E juga menarik perhatian karena mobilitasnya yang tinggi dan kemampuan scanning yang canggih. Radar ini bisa dipasang di kendaraan dan sangat berguna untuk peringatan dini terhadap berbagai platform siluman yang masuk ke wilayah udara China.
Radar SLC-7 adalah radar multifungsi yang dapat mendeteksi berbagai jenis target, mulai dari pesawat, helikopter, drone, hingga peluru artileri dan rudal. Radar ini juga dapat mendeteksi kapal selam nuklir yang beroperasi di dekat permukaan laut, mengancam platform militer utamanya AS.
Dengan kemajuan radar-radar ini, China berpotensi mengurangi keunggulan besar AS dalam bidang stealth. Hal ini bisa mengubah peta kekuatan militer di udara dan laut, terutama di wilayah seperti Laut China Selatan dan Pasifik Barat.
Analisis Ahli
Dr. Michael Griffin (former Under Secretary of Defense for Research and Engineering)
Radar meter-wave seperti JY-27V memang dapat mengganggu kemampuan stealth, tapi teknologi stealth masih berevolusi sehingga ini adalah tantangan yang harus dihadapi secara dinamis.Prof. Andrew Hunter (Defense Analyst)
Kemampuan radar China yang meningkat berpotensi mengubah taktik operasi militer di Asia, memperbesar risiko bagi pemasangan dan misi rahasia stealth AS di wilayah tersebut.

