Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Belanja Aplikasi Mobile Melonjak, Pendapatan Non-Game Jadi Primadona 2025

Teknologi
Pengembangan Software
News Publisher
15 Jan 2026
1448 dibaca
2 menit
Belanja Aplikasi Mobile Melonjak, Pendapatan Non-Game Jadi Primadona 2025

TLDR

Belanja di aplikasi mobile meningkat meskipun jumlah download menurun.
Aplikasi non-game kini menyumbang pendapatan lebih besar dibandingkan game mobile.
TikTok dan ChatGPT adalah aplikasi terpopuler dalam hal pendapatan dan download di tahun 2025.
Pada tahun 2025, dunia menyaksikan lonjakan besar dalam pengeluaran pengguna untuk aplikasi mobile, dengan total mencapai US$ 155,8 miliar atau setara dengan Rp 2.684 triliun. Ini terjadi meskipun jumlah pengunduhan aplikasi dan game justru mengalami penurunan sebanyak 2,7 persen menjadi 106,9 miliar kali. Data ini menunjukkan perubahan perilaku pengguna yang lebih memilih menghabiskan uang dalam aplikasi daripada mengunduh aplikasi baru.Berbagai perusahaan pengembang aplikasi berhasil merayu pengguna melalui strategi pembelian dalam aplikasi dan langganan, sehingga pendapatan dari transaksi ini terus meningkat. Hal ini membuat aplikasi non-game, seperti aplikasi produktivitas dan hiburan yang bukan game, meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 33,9 persen dan menjadi kontributor utama pendapatan industri aplikasi mobile pada 2025.Sementara itu, aplikasi game mobile yang selama ini mendominasi industri aplikasi tetap tumbuh, tetapi lebih lambat, hanya sebesar 10 persen. Pendapatan dari game kini hanya menyumbang 46 persen dari total pendapatan aplikasi mobile secara global. Selain itu, jumlah unduhan game mengalami penurunan paling tajam dengan turun sebesar 8,6 persen menjadi 39,4 miliar kali.Aplikasi yang paling banyak diunduh di platform iOS pada 2025 adalah Gemini yang dikembangkan oleh Google, sedangkan di Android, aplikasi ChatGPT menjadi nomor satu dalam jumlah unduhan. Untuk aplikasi yang membukukan belanja pengguna tertinggi pada iOS di bulan November 2025 adalah TikTok, YouTube, dan ChatGPT. Di Android, aplikasi penghasil pendapatan utama adalah Google One, TikTok, dan ChatGPT.Jumlah unduhan aplikasi sempat mencapai puncak pada masa pandemi dengan 135 miliar kali unduhan, lalu sejak itu terus menurun. Tren belanja pengguna yang semakin besar pada aplikasi non-game diperkirakan akan terus berlanjut, mengindikasikan pergeseran penting dalam lanskap industri aplikasi yang lebih mengutamakan monetisasi berkualitas dan berkelanjutan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.