
Courtesy of CNBCIndonesia
Mengungkap Rahasia Kimberlit: Struktur Vulkanik Pembawa Berlian Dari Dalam Bumi
Untuk memahami komposisi kimia dan proses lelehan proto-kimberlit serta bagaimana senyawa seperti karbon dioksida dan air mempengaruhi kemampuan lelehan ini untuk naik ke permukaan sehingga memungkinkan letusan dan pembentukan berlian.
15 Jan 2026, 06.43 WIB
274 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kimberlit adalah struktur vulkanik penting yang menghasilkan berlian.
- Karbon dioksida dan air memainkan peranan kunci dalam proses erupsi kimberlit.
- Penelitian terkini berfokus pada memahami komposisi dan perilaku lelehan kimberlit di kedalaman Bumi.
Jericho, Kanada - Sebagian besar berlian yang kita temui di permukaan bumi berasal dari sebuah struktur vulkanik yang disebut kimberlit. Kimberlit ini terbentuk jauh di dalam mantel bumi, lebih dari 150 km di bawah permukaan, dan berperan sangat penting dalam proses pembentukan berlian yang kita kenal.
Kimberlit berbentuk pipa vulkanik yang bergerak sangat cepat ke permukaan bumi, membawa serta fragmen batuan misterius saat naik. Proses ini sangat kompleks dan selama ini sulit dipahami secara langsung oleh para ilmuwan.
Peneliti dari Universitas Oslo melakukan studi dengan membuat model senyawa karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) untuk mencoba memahami bagaimana kedua gas ini mempengaruhi lelehan kimberlit dan kemampuannya untuk naik ke permukaan bumi.
Studi tersebut menunjukkan bahwa air membantu menjaga lelehan kimberlit tetap cair dan mudah bergerak, sementara karbon dioksida berperan mendorong letusan ke permukaan dengan membentuk gas yang melepaskan tekanan di dekat permukaan bumi.
Penelitian ini juga menemukan bahwa sekitar 8,2% karbon dioksida diperlukan agar kimberlit dapat meletus dan membawa berlian ke permukaan. Tanpa komposisi ini, berlian akan tetap terperangkap dalam mantel bumi. Penemuan ini membuka jalan bagi eksplorasi lebih lanjut mengenai proses pembentukan berlian dan aktivitas vulkanik.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260115063825-37-702503/rahasia-di-balik-sumber-berlian-di-bumi-akhirnya-ditemukan
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260115063825-37-702503/rahasia-di-balik-sumber-berlian-di-bumi-akhirnya-ditemukan
Analisis Ahli
Ana Anzulovic
"Pemodelan kimia dengan variasi CO2 dan H2O membantu mengungkap dinamika lelehan kimberlit yang sebelumnya tidak dapat diobservasi secara langsung, membuka pemahaman baru tentang proses pembentukan berlian di mantel bumi."
Analisis Kami
"Pemodelan molekuler terhadap kimberlit membuka jalan baru yang penting bagi studi geologi dalam memahami pembentukan berlian, yang selama ini sangat sulit diamati secara langsung. Ini memberi harapan bahwa melalui riset lanjutan, kita bisa mengoptimalkan eksplorasi sumber daya alam berharga dengan pendekatan ilmiah yang lebih tepat dan efisien."
Prediksi Kami
Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai komposisi kimberlit dan peran gas CO2 serta air, akan ada kemajuan dalam eksplorasi berlian dan studi proses geologi dalam mantel bumi yang dapat membuka peluang baru dalam penambangan dan bidang geofisika.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu kimberlit?A
Kimberlit adalah pipa vulkanik yang berbentuk wortel dan merupakan sumber utama berlian di Bumi.Q
Dari mana kimberlit berasal?A
Kimberlit berasal dari kedalaman mantel Bumi lebih dari 150 km dan meletus ke permukaan.Q
Apa peranan karbon dioksida dalam kimberlit?A
Karbon dioksida membantu membentuk struktur lelehan pada tekanan tinggi dan mendorong erupsi ke permukaan.Q
Siapa yang memimpin penelitian tentang kimberlit?A
Penelitian tentang kimberlit dipimpin oleh Ana Anzulovic dari Pusat Huni Planet Universitas Oslo.Q
Apa yang ditemukan dalam studi kimberlit Jericho?A
Studi menunjukkan bahwa kimberlit Jericho membutuhkan sekitar 8,2% Co2 untuk meletus agar berlian tidak tetap di mantel.




