Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bintang Zombie Misterius Munculkan Gelombang Warna-warni di Angkasa

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (3mo ago) astronomy-and-space-exploration (3mo ago)
14 Jan 2026
61 dibaca
2 menit
Bintang Zombie Misterius Munculkan Gelombang Warna-warni di Angkasa

Rangkuman 15 Detik

RXJ0528+2838 adalah bintang kerdil putih yang tidak biasa karena memiliki gelombang kejut meskipun tidak memiliki outflow yang terlihat.
Penemuan ini menantang pemahaman saat ini tentang bagaimana materi bergerak dan berinteraksi di sistem biner ekstrim.
Teleskop Sangat Besar (ELT) yang akan datang diharapkan dapat membantu menjelaskan fenomena aneh ini dan menemukan sistem serupa lainnya.
Para astronom baru-baru ini menemukan bintang putih kerdil yang tidak biasa bernama RXJ0528+2838 yang mengorbit sekitar 730 tahun cahaya dari Bumi. Berbeda dari bintang putih kerdil lainnya yang biasanya tidak menghasilkan gelombang sok, bintang ini malah memancarkan gelombang sok berwarna-warni yang luar biasa besar. Bow shock atau gelombang sok biasanya terjadi ketika gas dan debu yang keluar dari sebuah bintang bertabrakan dengan medium antar bintang, membuat gelombang mirip ombak di air. Namun RXJ0528+2838 tidak memiliki cakram materi atau disk seperti yang biasanya dibutuhkan untuk menghasilkan gelombang tersebut. Bintang putih kerdil ini ternyata sedang memakan materi dari bintang pendampingnya di sistem biner, tapi materi dari bintang kedua tidak keluar sebagai aliran yang bisa menimbulkan gelombang sok. Jadi, ada misteri mengapa bow shock terlihat jelas di sekitar mereka. Para ilmuwan percaya bahwa medan magnet yang sangat kuat dari RXJ0528+2838 mungkin menjadi kunci yang menjelaskan asal usul gelombang sok unik ini. Meski begitu, cara tepat medan magnet ini bisa menghasilkan gelombang tersebut masih belum diketahui dan disebut sebagai 'mesin misterius'. Penelitian lanjutan akan dipermudah dengan kehadiran Teleskop Extremely Large Telescope (ELT) yang akan mulai beroperasi pada 2028. Teknologi baru ini akan memudahkan astronom menemukan sistem serupa dan memecahkan teka-teki tentang interaksi energi di sistem bintang ganda ekstrem.

Analisis Ahli

Simone Scaringi
Pengamatan ini memperlihatkan bahwa medan magnet bisa memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk lingkungan sekitar bintang daripada yang kita kira sebelumnya.
Krystian Iłkiewicz
Temuan ini menantang pemahaman konvensional tentang mekanisme perpindahan materi dalam sistem bintang ganda dan menuntut model fisika baru.