TLDR
Zhipu AI berhasil mengembangkan model GLM-Image tanpa menggunakan semikonduktor AS. GLM-Image memiliki kemampuan multimodal yang memungkinkan pemrosesan teks, suara, gambar, dan video. Pengembangan model ini menunjukkan potensi infrastruktur domestik dalam menciptakan solusi AI yang kuat di China. Zhipu AI, perusahaan kecerdasan buatan asal China, berhasil mengembangkan sebuah model generasi gambar bernama GLM-Image yang mampu menghasilkan teks dan karakter bahasa Mandarin dengan performa tinggi. Model ini diklaim unggul di antara model open-source lain yang sejenis.Yang menarik, seluruh proses pelatihan model ini dilakukan menggunakan perangkat keras dari Huawei, khususnya server Ascend Atlas 800T A2 yang dilengkapi prosesor AI Ascend. Selain itu, mereka juga memakai MindSpore, sebuah framework pembelajaran mesin buatan Huawei.Pencapaian ini dianggap penting karena membuktikan bahwa China dapat mengembangkan model AI multimodal canggih tanpa harus bergantung pada chip buatan Amerika Serikat, yang produksinya kini dibatasi karena kebijakan ekspor dan ketegangan geopolitik.Model GLM-Image sendiri menggabungkan dua teknik pembelajaran, yaitu autoregressive dan diffusion, yang juga digunakan oleh Google DeepMind pada produk Nano Banana Pro, untuk memudahkan pemrosesan dan produksi gambar dan teks secara bersamaan.Kesuksesan ini mendukung upaya pemerintah China dalam menciptakan kemandirian teknologi di bidang AI, yang kini menjadi fokus utama negara tersebut, terutama di tengah situasi pembatasan teknologi dari luar negeri.