Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Bersinar Di AI Open-Source, Saingi Amerika Serikat Global

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
08 Des 2025
1174 dibaca
1 menit
China Bersinar Di AI Open-Source, Saingi Amerika Serikat Global

TLDR

China telah menjadi kekuatan utama dalam pengembangan model AI dengan kontribusi signifikan di pasar global.
Model AI open-source dari China mengalami pertumbuhan cepat, hampir menyamai model dari negara lain.
Meskipun ada batasan dari AS, China berhasil memproduksi model AI yang kompetitif secara global.
Tahun 2025 menunjukkan lonjakan penggunaan model bahasa besar (LLM) open-source di dunia, terutama yang dikembangkan di China. Model-model ini, termasuk Qwen dari Alibaba, DeepSeek V3, dan Kimi K2 dari Moonshot AI, membuat bangsa ini menjadi pesaing utama di bidang kecerdasan buatan.Data dari OpenRouter dan Andreessen Horowitz mengungkapkan bahwa pangsa global model AI terbuka dari China meningkat drastis dari 1,2 persen pada akhir 2024 menjadi hampir 30 persen dalam beberapa bulan di tahun ini. Ini menandakan dominasi yang tumbuh pesat.Bahasa Mandarin menjadi bahasa prompt yang paling banyak digunakan kedua setelah bahasa Inggris di seluruh dunia. Token, unit data yang digunakan AI untuk belajar, juga menunjukkan tren peningkatan volume besar dari model China.Meskipun model eksklusif Barat seperti GPT-4o dan GPT-5 dari OpenAI masih memegang 70 persen pasar global, laju pertumbuhan model China tidak dapat diabaikan dan semakin mengurangi kesenjangan persaingan.Kondisi ini menunjukkan bahwa China tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi juga berhasil menciptakan produk teknologi AI yang kompetitif secara global, meskipun ada pembatasan dari pemerintah AS terkait teknologi chip dan GPU.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.