AI summary
Zhipu AI dan MiniMax berusaha menjadi pemimpin dalam penyedia model AI open-source. Model GLM-4.7 dari Zhipu AI dan M2.1 dari MiniMax menunjukkan kemajuan dalam kemampuan pengkodean. Peluncuran bersamaan dari kedua perusahaan bertujuan untuk meningkatkan ketertarikan terhadap penawaran umum perdana mereka. Dua perusahaan startup AI China, Zhipu AI dan MiniMax, baru saja meluncurkan model AI terbaru mereka dalam waktu yang hampir bersamaan pada hari Senin. Ini menjadi sebuah langkah penting dalam persaingan mereka di dunia AI, khususnya dalam area open-source. Peluncuran ini juga dilakukan untuk menarik perhatian para calon investor menjelang IPO mereka di Hong Kong.Zhipu AI yang dikenal juga sebagai Z.ai memperkenalkan model GLM-4.7 yang memiliki peningkatan kemampuan dalam pemrograman komputer, sehingga mendekati kualitas produk dari perusahaan-perusahaan besar di AS seperti Google DeepMind dan Anthropic. Model ini berhasil meraih nilai tinggi dalam berbagai tes pengkodean yang merupakan tolok ukur penting dalam pengembangan AI.GLM-4.7 mampu mencapai skor tinggi pada benchmark SWE-Bench, yang mengukur kemampuan AI dalam menyelesaikan masalah rekayasa perangkat lunak dunia nyata, menyamai pencapaian yang sebelumnya hanya berhasil diraih oleh perusahaan tertutup seperti Anthropic dengan model Claude Opus 4. Namun, GLM-4.7 masih berada di bawah model terbaru dari Anthropic yaitu Claude Opus 4.5.Beberapa jam setelah Zhipu AI meluncurkan GLM-4.7, MiniMax yang berbasis di Shanghai juga memperkenalkan model baru mereka, yaitu M2.1. Model ini juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan coding, tetapi masih belum dapat menyaingi model dari Anthropic. Keduanya kini sedang berusaha mengukuhkan posisi mereka sebagai penyedia sistem AI open-source terdepan.Peluncuran bersamaan ini menjadi tanda bahwa kedua perusahaan sedang melakukan persiapan serius untuk memasuki pasar modal melalui IPO di Hong Kong, setelah keduanya mendapatkan persetujuan dari regulasi penting dan melakukan proses audit. Ini menunjukkan intensitas persaingan AI di Tiongkok, sekaligus menunjukkan kemajuan teknologi mereka dalam bidang kecerdasan buatan.
Langkah Zhipu AI dan MiniMax yang meluncurkan model AI secara bersamaan merupakan strategi pemasaran yang cerdas untuk menarik perhatian investor dan publik. Namun, performa mereka yang masih kalah dibanding Anthropic menunjukkan bahwa perusahaan Tiongkok masih perlu memperkuat inovasi dan riset agar bisa bersaing secara global di bidang AI.