TLDR
Ant International berkolaborasi dengan Google untuk mengadopsi standar terbuka dalam e-commerce. Protokol Perdagangan Universal (UCP) mempermudah pengalaman belanja online dengan integrasi AI. Keamanan dan kontrol bagi pedagang adalah fokus utama dalam solusi yang ditawarkan oleh Ant International. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin mengubah cara orang berbelanja online. Kini, AI bisa membantu pengguna memilih produk sampai menyelesaikan pembayaran dalam satu percakapan. Ant International, anak perusahaan Ant Group di Singapura, memutuskan untuk mendukung Google dalam mengembangkan standar terbuka yang memudahkan hal ini.Standar yang didukung Ant International ini disebut Universal Commerce Protocol (UCP). Dengan UCP, AI seperti Google Gemini dapat mengerti apa yang pengguna inginkan saat berbelanja, menawarkan berbagai pilihan produk, dan menyelesaikan transaksi pembayaran dengan aman dan praktis tanpa harus meninggalkan chat AI tersebut.Menurut pernyataan dari Jiang-Ming Yang, Chief Innovation Officer Ant International, kolaborasi ini menggabungkan keunggulan teknologi pembayaran yang mereka miliki dengan solusi AI. Tujuannya adalah memberikan pengalaman belanja yang mudah, aman, dan dapat meningkatkan kepercayaan para pembeli dan merchant.Yang unik, merchant akan punya kontrol penuh bagaimana mereka tampil di depan pengguna lewat AI agent. Selain itu, pembeli juga bisa melakukan pembayaran langsung di aplikasi chat bersama AI. Semua proses ini dilakukan dengan menjaga keamanan yang ketat agar transaksi aman dari risiko penyalahgunaan.Kerjasama ini menunjukkan langkah penting dalam perkembangan e-commerce berbasis AI. Dengan standar terbuka seperti UCP, di masa depan pembeli bisa menikmati proses belanja yang lebih personal dan cepat, sementara merchant dapat memanfaatkan teknologi canggih untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka.