Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Indonesia Siap Pacu Ekonomi Digital dengan Konsep Society 5.0 Hingga 2045

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (2mo ago) macro-economics (2mo ago)
09 Jan 2026
274 dibaca
2 menit
Indonesia Siap Pacu Ekonomi Digital dengan Konsep Society 5.0 Hingga 2045

Rangkuman 15 Detik

Society 5.0 menjadi konsep utama untuk mendorong ekonomi digital di Indonesia.
Telkomsel dan PT Telkom Indonesia berperan penting dalam meningkatkan konektivitas dan infrastruktur digital.
Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan kontribusi digital ekonomi hingga 20% pada tahun 2045.
Indonesia sedang mengembangkan konsep Society 5.0 yang fokus pada manusia dan teknologi digital sebagai fondasi utama ekonomi digital. Berbeda dengan revolusi industri 4.0 yang mengedepankan otomasi mesin, Society 5.0 menggabungkan dunia maya dan fisik serta memanfaatkan kecerdasan buatan, Internet of Things, dan komputasi awan. Saat ini, ekonomi digital Indonesia baru memberikan kontribusi sebesar 8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan pemerintah menargetkan angka ini meningkat menjadi 20% pada tahun 2045. Melalui dukungan perusahaan seperti Telkomsel dan PT Telkom Indonesia, optimisme pertumbuhan ekonomi digital terus meningkat, meski Indonesia masih kalah dari Vietnam dan China dalam hal ini. Pentingnya pilar-pilar ekonomi digital seperti aplikasi, perangkat, konektivitas, dan talenta menjadi fokus utama. Keempat pilar ini harus saling terkait dan bersinergi untuk mendukung inovasi dan perkembangan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur dan manufaktur serta edukasi. Telkom Group berperan krusial sebagai penyedia konektivitas untuk memajukan digitalisasi di Indonesia. Selain itu, munculnya kreator konten dan pasar digital makin meningkatkan kemudahan distribusi produk dan layanan secara efisien, serta mendukung akses pembelajaran daring yang semakin luas. Ke depan, dengan dukungan infrastruktur teknologi terbaru dan kecerdasan buatan, ekonomi digital Indonesia dapat tumbuh pesat. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah di sektor manufaktur, tetapi juga membuka peluang baru dalam pembelajaran dan edukasi, yang pada akhirnya mendorong kemajuan ekonomi nasional secara menyeluruh.

Analisis Ahli

Martha Tilaar
Ekonomi digital harus didukung pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia agar inovasi dapat berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia.
Onno W. Purbo
Infrastruktur konektivitas harus diperluas hingga ke daerah terpencil untuk memastikan inklusivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital.