Airlangga Dorong Indonesia Jadi Pusat Gig Economy dan Ekonomi Digital Besar
Bisnis
Ekonomi Makro
18 Des 2025
25 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sangat potensial, dengan dukungan dari infrastruktur dan pelatihan.
Gig economy merupakan salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
Pentingnya pengembangan chip dan teknologi AI dalam mendukung industri dan ekonomi digital di Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia kini mencapai angka dua digit yang sangat mengesankan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Telkom menjadi salah satu pendorong utama dalam memperkuat ekosistem digital di dalam negeri.
Salah satu pilar ekonomi digital yang turut dikembangkan adalah gig economy. Pemerintah memfasilitasi program magang dan mendukung usaha rintisan melalui kredit usaha rakyat dengan bunga rendah, yang secara khusus ditargetkan untuk mendukung pelaku gig economy di berbagai kota di Indonesia.
Selain itu, Airlangga menekankan pentingnya pengembangan teknologi chip yang sangat dibutuhkan oleh industri elektronik dan otomotif nasional. Paten chip dan teknologi pendukung lainnya dapat memperluas peluang Indonesia dalam produksi hardware dan aplikasi digital.
Pemerintah juga mulai membangun klaster industri berbasis Internet of Things (IoT) di beberapa daerah seperti Cilegon dan Semarang untuk mendorong inovasi 4.0. Dukungan dari perusahaan telekomunikasi besar seperti Telkom dan XL Axiata menjadi kekuatan penting dalam memperkuat infrastruktur digital.
Dengan target ekonomi digital Indonesia mencapai Rp 6.01 juta (US$360) -400 miliar pada 2030 serta upaya agar sumber outsourcing tidak dialihkan ke India, pemerintah optimistis Indonesia bisa menjadi pusat gig economy terbesar di kawasan ASEAN dan terus meningkatkan pasar digital yang kini bernilai sekitar Rp 1.50 quadriliun (US$90 miliar) .
Analisis Ahli
Economist Jeffrey Sachs
Investasi pada infrastruktur digital dan pendidikan SDM sangat penting bagi negara berkembang seperti Indonesia untuk memaksimalkan potensi gig economy dan ekonomi digital.Tech Analyst Kara Swisher
Perlindungan hak paten dan pengembangan chip lokal merupakan kunci strategis agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar tapi juga produsen teknologi kelas dunia.

