Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Saham MiniMax Melonjak 42,7% Di Debut IPO Hong Kong, Nilai Perusahaan Rp 155.31 triliun (US$9,3 Miliar)

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
09 Jan 2026
125 dibaca
2 menit
Saham MiniMax Melonjak 42,7% Di Debut IPO Hong Kong, Nilai Perusahaan Rp 155.31 triliun (US$9,3 Miliar)

TLDR

MiniMax Group mengalami debut yang sukses di pasar saham Hong Kong dengan lonjakan harga saham yang signifikan.
Perusahaan ini mendapatkan dukungan besar dari investor institusi, menunjukkan kepercayaan terhadap potensi kecerdasan buatan.
MiniMax berkomitmen untuk inovasi berkelanjutan dan mencari mitra yang sejalan untuk perkembangan industri AI.
MiniMax Group, sebuah startup kecerdasan buatan asal Tiongkok, memulai debut sahamnya di pasar Hong Kong dengan harga pembukaan sebesar HK$235,40, naik 42,7% dari harga penawaran awal sebesar HK$165 per saham. Kenaikan ini menempatkan valuasi perusahaan pada angka sekitar US$9,3 miliar atau setara dengan HK$72,8 miliar.Perusahaan berhasil mengumpulkan dana sebesar HK$4,8 miliar dalam IPO yang dilakukan dengan harga di atas rentang yang dipasarkan dan dengan opsi penambahan saham untuk memenuhi permintaan tinggi dari investor institusional. Permintaan untuk saham ini sangat besar, mencapai 36,76 kali lebih banyak daripada saham yang tersedia bagi investor institusional.MiniMax memperkuat profil penawarannya dengan dukungan dari 14 investor penting, termasuk Abu Dhabi Investment Authority, Alibaba Group, serta Mirae Asset Securities dari Korea Selatan. Investor-investor utama ini berkomitmen untuk melakukan lock-up saham selama enam bulan sebagai tanda kepercayaan kepada perusahaan.Yan Junjie, pendiri sekaligus CEO MiniMax, menekankan pentingnya inovasi teknologi berkelanjutan dan pendekatan inklusif yang transparan dalam pengembangan kecerdasan buatan. Ia menyampaikan bahwa misi perusahaan adalah menyediakan kecerdasan yang terus maju untuk melayani masyarakat dan menemukan mitra sejalan dalam perkembangan industri AI.Keberhasilan IPO MiniMax menunjukkan kepercayaan besar dari komunitas finansial internasional terhadap potensi pertumbuhan perusahaan dalam teknologi kecerdasan buatan. Ini menjadi sinyal positif bahwa industri AI dapat berkembang pesat dan menjadi salah satu pilar utama perkembangan teknologi di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.